Dari ajang Liga Champions, Chelsea lolos dengan predikat juara grup dan telah memastikan satu tempat di babak 16 besar. Selanjutnya, mereka akan ditantang oleh wakil Italia, Napoli.
Di Premier League, 'Si Biru' kini berada di posisi empat klasemen dengan selisih 11 angka dari pemuncak sementara, Manchester City yang memiliki 48 poin. Meski berat, secara matematis, peluang Frank Lampard dkk. masih tetap terbuka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah memperoleh double gelar di musim 2009-10, Chelsea mengakhiri musim setelahnya dengan tangan kosong yang berbuntut pada pemecatan Carlo Ancelotti dari jabatan manajer. Kali ini bersama, Andre Villas-Boas, Chelsea harus bisa kembali beprestasi.
"Semua orang tengah mencoba untuk semakin baik sepanjang waktu dan dengan manajer yang baru, itu lah tujuan kami," cetus pemain tengah Brasil ini kepada Daily Mirror.
"Kami akan mencoba memenangi semua trofi. Paling tidak satu trofi. Anda harus memilikinya, tapi kami akan bekerja keras untuk mendapatkan ketiga piala yang ada," tekad Ramires.
Ramires menilai bahwa tidak ada yang secara drastis berubah dengan Chelsea. Meski tak bisa dipungkiri, mereka relatif kurang stabil setelah ditangani Villas-Boas.
"Pemainnya sama. Aku tidak merasa tim lebih baik tapi ada cita-citanya," sambung Ramires. "Ancelotti lebih mengutamakan bertahan dan Villas-Boas lebih di lini depan, lebih menyerang. Itu gaya Portugis," tutup dia.
(rin/roz)











































