FA Adakan Pertemuan Darurat Soal Eriksson

FA Adakan Pertemuan Darurat Soal Eriksson

- Sepakbola
Rabu, 28 Jul 2004 01:25 WIB
Jakarta - Menyusul terbongkarnya skandal perselingkuhan Sven Goran Eriksson, asosiasi sepakbola Inggris (FA) akan menggelar pertemuan darurat untuk membahas sikap mereka terhadap pria asal Swedia itu.Sebelum menggelar pertemuan yang rencananya akan dilangsungkan 5 Agustus itu, FA akan mengumpulkan fakta-fakta yang akan menjadi bahan perbincangan di pertemuan. "Penyelidikan masih terus dilakukan dan bukti-bukti yang kami temukan akan kami kumpulkan kepada dewan dalam pertemuan khusus yang digelar tanggal 5 Agustus 2004," ungkap FA dalam sebuah pernyataan yang dikutip BBC, Rabu (28/7/2004). "FA takkan membuat pernyataan apapun lagi sebelum seluruh fakta dikumpulkan dan dianalisa," lanjut pernyataan itu. Meski tak menyebutkan kemungkinan memecat Eriksson dalam pertemuan tersebut, namun para pejabat FA mengaku malu dengan skandal perselingkuhan yang dilakukan oleh pelatih timnasnya. "Kami terlihat seperti penjahat," ujar anggota dewan eksekutif FA David Henson. "Saya pikir masyarakat tak terkesan dengan apa yang terjadi akhir-akhir ini," timpal anggota dewan yang lain. Skandal perselingkuhan Eriksson semakin diperparah dengan pernyataan ketua eksekutif FA Mark Palios yang mengaku pernah melakukan affair dengan perempuan yang sama (Faria Alam). Namun jika hingga kini Eriksson belum pernah memberikan komentarnya, Palios rencananya akan menggelar konferensi pers di Soho Square.Meski dikabarkan hanya akan menunjuk seorang pejabat FA bernama Brendan Batson untuk mewakilinya, penjelasan Palios diharapkan dapat meredam skandal yang telah mencoreng muka asosiasi sepakbola tertua di Eropa itu. Sejak FA mengakui terjadinya skandal perselingkuhan antara Eriksson dengan Alam, seorang mantan model yang bekerja di kantor FA sebagai sekretaris, sang pelatih telah mendapatkan banjir kecaman. Bukan tak mungkin skandal yang memalukan ini akan menyeretnya lengser dari kursi pelatih Inggris. (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads