Ba yang dibeli gratis setelah kontraknya diputus West Ham United tampil fantastis bersama Newcastle. Ia mencetak 16 gol dari 17 penampilannya di musim ini dan jadi pemain terproduktif kedua di bawah Robin van Persie.
Jelas dengan catatan ini, Ba kemudian jadi incaran klub-klub besar di Inggris dan dengan harga jualnya yang tak lebih dari 10 juta poundsterling, mudah saja membawa Ba keluar dari Sports Direct Arena.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi tim asuhan Alan Pardew itu kini berada di posisi kelima, di atas Arsenal dan Liverpool, serta berpeluang lolos ke Eropa musim depan.
"Saya tidak pernah berbicara kepada siapapun bahwa saya akan pergi. Saya hanya mendengarkan orang-orang bilang: 'Dia pergi ke sini, dia pindah ke sana, dia pergi ke sana' dan saya hanya tersenyum. Itu lucu menurut saya," tutur Ba di Soccernet.
"Hal terpenting adalah menikmati permainan Anda dan saya senang di sini. Saya melihat ke klasemen dan berpikir 'posisi lima? Woah!' Kami hanya perlu mempertahankan penampilan kami, meneruskan apa yang kami lakukan musim ini dan melihat di mana posisi akhir kami," lanjutnya.
"Kami harus tetap fokus tapi selama kami melakukan itu, kami akan tetap bisa tampil bagus. Saya tidak ingin bilang secara pasti di mana kami finis akhir musim karena itu tergantung banyak hal. Tapi selama kami bisa tampil seperti ini, kami akan membahayakan lawan-lawan kami."
Tak hanya soal penampilan Newcastle, keinginan Ba untuk tetap berseragam hitam-putih dipicu kedatangan Cisse, rekan setimnya di Senegal, yang dibeli dari Freiburg di bursa transfer Januari ini. Cisse sudah mencetak satu gol saat Newcastle menang 2-1 atas Aston Villa akhir pekan lalu.
"Pembelian yang hebat. Saya sangat senang ketika dia dikontrak. Saya tidak begitu memikirkan siapa yang kami beli selama kami mendapat striker baru yang dapat membantu kami. Tapi bagusnya untuk saya adalah pemain yang satu negara dengan saya dan saya sangat mengenalnya. Saya tahu seberapa bagusnya dia," pungkasnya.
(mrp/rin)











































