"Saya menaruh simpati pada Villas-Boas karena dia adalah pelatih yang sangat berbakat dan Inggris sudah kehilangan pelatih hebat," sahut Pardew pada Mirror Football.
"Saya tahu dia dari Portugal, tapi dia sudah menangani klub di sana dengan banyak pemain senior dan mungkin punya tugas yang tidak mudah."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di klub barunya itu ia masih bekerja bersama sebagian besar pemain senior Chelsea seperti Terry, Frank Lampard, Petr Cech, Ashley Cole, hingga Didier Drogba.
Namun keberadaan pemain senior itu tak mampu membantunya menjalani musim pertamanya dengan mulus. Mantan pelatih Porto itu bahkan dikabarkan punya hubungan yang tidak harmonis dengan Lampard.
Situasi itu dipahami oleh Pardew yang juga mengalami hal yang tak jauh berbeda saat masih menangani West Ham. Karena itu ia berharap para pemain Chelsea meminta maaf pada Villas-Boas seperti yang dilakukan pemain The Hammers padanya.
"Ketika Anda di masa transisi seperti itu - dan saya pernah mengalaminya di West Ham ketika saya diwarisi pemain senior yang baru saja terdegradasi, dan itu sangat sulit."
"Mereka menyulitkan saya, dan satu atau dua dari mereka meminta maaf pada saya dan seharusnya begitu."
"Saya harap suatu hari itu terjadi pada Villas-Boas karena saya pikir dia pantas mendapat yang lebih baik daripada yang ia alami," tuntasnya.
(mrp/mrp)











































