Rodgers dipercaya untuk menggantikan Kenny Dalglish yang dilengserkan, beberapa waktu lalu. Manajer berusia 39 tahun ini punya tugas untuk mengembalikan Anfield Gank ke jajaran papan atas Premier League setelah dalam beberapa musim terakhir terpuruk.
Meski demikian, Rodgers tak menjanjikan kesuksesan instan. Dia merasa butuh waktu untuk membangun timnya sebelum akhirnya bisa bertarung dengan tim-tim kuat lain seperti Manchester United, Manchester City, Chelsea, dan Arsenal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi, dalam tiga tahun terakhir, kami finis keenam, ketujuh, dan kedelapan. Jadi, saya tahu di mana klub ini berada dan saya tak mau terlalu banyak membicarakan hal tak perlu di awal waktu saya di sini," tambahnya.
"Itu akan seperti tersingkir di babak pertama atau kedua Piala FA setiap tahun dan kemudian bilang Anda akan memenanginya. Kami harus lebih dulu memastikan kami stabil," tutur Rodgers.
"Beberapa tahun terakhir ini ada banyak hal yang menjadi trauma, baik di dalam maupun luar lapangan. Dalam rangka untuk menuju kesuksesan, ada beberapa hal yang harus stabil dan kemudian kami bisa tumbuh dan jadi kompetitif."
"Saya tak menantikannya. Dunia saya adalah soal menciptakan, bukan menunggu. Karena kalau Anda menunggu, berarti Anda tergantung kesalahan yang dibuat orang lain."
"Saya lebih baik kalah dalam sebuah pertandingan saat berusaha memenanginya daripada kalah saat berusaha untuk tidak kalah," pungkas eks manajer Swansea City ini.
(mfi/mfi)











































