Scholes adalah bagian dari Class of 92', angkatan pemain tersukses yang pernah dilahirkan oleh Manchester United. Selama membela MU sejak 1993-1994, Scholes sudah memberikan seluruh gelar yang mungkin didapat sebagai seorang pesepakbola.
Sudah begitu pemain yang jarang mau diwawancara oleh media itu jadi satu dari dua "Highlander" di skuad MU yang kini dipenuhi banyak pemain muda.Yang lain tentunya adalah Ryan Giggs.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang lebih istimewanya lagi adalah gol itu didapat di penampilan ke-700 selama berseragam The Red Devils. Scholes jadi Pemain ketiga dengan jumlah penampilan terbanyak setelah Ryan Giggs (911) dan Sir Bobby Charlton (758).
Meski sempat pensiun di akhir musim 2011/2012, nyatanya Fergie dan MU masih butuh seorang Scholes di lini tengah. Di pertengahan musim Scholes kembali memakai sepatunya dan nyaris saja membawa MU mempertahankan gelar sebelum direbut Manchester City di detik-detik terakhir pekan ke-38 musim lalu.
Dan dengan diberikan perpanjangan kontrak setahun hingga 2013 menunjukkan betapa pentingnya Scholes untuk MU. Boleh ada nama-nama yang lebih segar macam Michael Carrick, Shinji Kagawa atau Tom Cleverley, tapi Scholes tetaplah nyawa pasukan Theatre of Dreams itu.
"Dia (Scholes) itu fantastisk. Kami selalu mengingat Paul sebagai pemain muda, menjadi hantu di kotak penalti. Dia tidak butuh melakukan itu lagi karena kami ingin memainkannya di lini tengah," tukas Fergie seperti dilansir BBC.
"Namun itulah dia, nyaris selalu mencetak gol di setiap partai ke-100nya. Itu fantastis," tutup Fergie.
(mrp/din)











































