Terry sebelumnya didakwa FA telah melontarkan kalimat ejekan bernuansa rasial kepada Ferdinand, di dalam laga Liga Primer yang mempertemukan Chelsea, yang dibela Terry, dengan QPR, yang dibela Ferdinand, pada bulan Oktober lalu.
Atas dakwaan tersebut, Terry melakukan bantahan. Ia pun meminta kesempatan untuk melakukan personal hearing dengan FA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski masih punya kesempatan untuk mengajukan banding atas hukuman ini, Terry tetap merasa kecewa. Sebab pengadilan umum telah menyatakan dia tak bersalah dalam kasus ini.
"Mr. Terry kecewa karena Komisi Peraturan FA mencapai kesimpulan yang berbeda dengan putusan tidak bersalah yang dikeluarkan pengadilan," demikian pernyataan yang dirilis perusahaan manajemen Terry, sebagaimana dikutip Sky Sports.
"Dia meminta alasan detail tertulis atas keputusan itu dan akan mempertimbangkannya secara hati-hati sebelum memutuskan apakah akan mengajukan banding," tulis pernyataan itu.
(mfi/mrp)











































