Musim ini, performa Balotelli memang jauh menurun dan dia sering bermain mengecewakan saat mendapatkan kesempatan tampil. Akibatnya, penyerang berusia 22 tahun itu cuma jadi pilihan keempat Mancini setelah Sergio Aguero, Carlos Tevez, dan Edin Dzeko.
Karena tak mampu memenuhi ekspektasi besar yang dibebankan kepadanya, Balotelli disebut-sebut akan dilepas oleh City pada bursa transfer Januari. Namun, Mancini tampaknya masih mau memberi kesempatan kepada pemainnya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hubungan di antara kami masih bagus, meskipun dia membuat sejumlah kekacauan setiap hari. Saya peduli padanya karena kami sudah bekerja bersama-sama dalam waktu bertahun-tahun. Saya melihatnya tumbuh," lanjutnya.
"Namun, hubungan profesional adalah sesuatu yang lain dan saya sekarang ingin melihat aksi dari Mario. Waktu untuk bicara dan membiarkan dia pergi dengan segala sesuatunya sudah berakhir. Balotelli sekarang 22 tahun dan sekarang waktu baginya untuk meningkatkan kualitas dalam hal dia menjalani profesinya," papar Mancini.
"Saya meminta dia bekerja keras dan menunjukkan sikap yang serius dalam latihan, kehidupan pribadi yang lebih tenang, dan perilaku yang benar di atas lapangan," imbuhnya.
Lebih lanjut lagi, Mancini menunjuk Totti sebagai sosok yang layak dijadikan panutan oleh Balotelli. Mancini menganggap kapten AS Roma itu punya karakter yang sangat baik sebagai seorang pesepakbola profesional.
"Harusnya Totti menjadi contoh untuk Balotelli. Kalau Francesco bisa secara konsisten tampil impresif di level tertinggi pada usia 36 tahun, itu karena sepanjang kariernya dia bertindak layaknya seorang profesional," kata Mancini.
(mfi/mfi)











































