Musim keberhasilan City jadi juara tak lepas dari performa Hart di bawah mistar yang sulit ditembus oleh pemain tim manapun. Dari 38 laga musim lalu Hart cuma kebobolan 29 gol dan menjadikan The Citizens tim dengan pertahanan terbaik.
Sebaliknya di musim ini gawang Hart sudah sudah kemasukan 24 gol dari 26 kali penampilan dan cuma mencatat 11 kali clean sheet. Fakta ini yang membuat Hart dinilai sedang dalam penurunan penampilan dan tak jarang melakukan blunder.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak ayal manajer asal Italia itu mengingatkan kepada Hart untuk bisa memperbaiki penampilannya jika tidak maka Kostas Pantilomon siap menggeser posisinya dari bawah mistar.
"Saya mempercayai Joe ketika orang-orang tidak bisa melakukannya. Saya menempatkannya sebagai kiper utama ketika orang-orang berpikir sulit menggeser Shay Give, yang saat itu jadi salah satu kiper terbaik di Eropa," ujar Mancini seperti diwartakan Sky Sports.
"Simpelnya adalah jika Joe tetap berbuat kesalahan, maka dia akan dicadangkan," sambungnya.
"Saya pernah melakukan hal serupa kepada Samir, (David) Silva dan (Carlos) Tevez musim ini dan itu juga bisa terjadi pada Joe. Masalahnya ketika kiper berbuat kesalaha, maka kita bisa kalah dalam pertandingan," analisanya.
"Joe punya kualitas untuk menjadi kiper terbaik di manapun. Dia adalah kiper terbaik Inggris tapi situasi di Manchester City berbeda, jika Anda ingin tetap berada di level teratas, maka Anda harus bekerja keras dan hanya berpikir soal sepakbola Dia hanya perlu berpikir soal tugasnya yakni menjadi penjaga gawang," demikian Mancini.
(mrp/mrp)











































