Pelatih baru, kebiasaan baru. Demikianlah yang terjadi di Sunderland. Adam Johnson pun mengakui bahwa apa yang dilakukan Paolo Di Canio telah mengubah The Black Cats.
Baru dua pertandingan Di Canio memimpin Sunderland. Setelah mengalami kekalahan pada pertandingan pertama, Di Canio memimpin tim barunya itu mendapatkan kemenangan pada laga kedua. Tidak tanggung-tanggung, yang dikalahkan adalah rival berat mereka; Newcastle United.
Kemenangan atas Newcastle telah membangkitkan kepercayaan diri Sunderland. Kini, mereka punya lima pertandingan tersisa untuk menghindarkan diri dari cengkraman degradasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia berbicara kepada pemain secara individual dan telah berbicara kepada saya mengenai pentingnya menjaga bentuk tim, karena dia sendiri ingin tim ini sempurna."
"Dia percaya, jika tim berada dalam bentuk terbaiknya, maka tim itu bisa mencetak gol."
"Permainan kami pada hari Minggu lalu sempurna dan kami menunjukkannya. Newcastle tidak bisa mengimbangi kami ketika kami menyerang," ucap eks gelandang Manchester City ini.
Di Canio sendiri melonjak kegirangan begitu timnya meraih kemenangan di St James' Park itu. Dia bahkan mempersembahkan kemenangan tersebut untuk mendiang ibunya.
Sunderland kini berada di posisi 15 dengan koleksi nilai 34, hanya terpaut tiga poin dari zona degradasi.
(roz/krs)










































