Mutu Dihukum 7 Bulan
Adilkah atau FA Tak Konsisten?
Jumat, 05 Nov 2004 14:03 WIB
Jakarta - Kasus Adrian Mutu bukanlah yang pertama kali ditangani FA. Namun hukuman tujuh bulan yang diputuskan lebih ringan dibandingkan kasus-kasus lainnya. Ada apa?Ini bukan pertama kalinya FA menangani kasus penggunaan kokain atau doping. Sebelumnya kasus yang hampir sama persis juga dialami kiper Chelsea, Mark Bosnich.Kiper asal Australia ini juga terbukti mengkonsumsi kokain akhir tahun 2002 lalu. Sikap yang diambil Chelsea sama. Tidak membayar gaji, baru kemudian memecat Bosnich mulai Januari 2003. Yang tidak sama adalah tindakan yang diambil FA. Bosnich akhirnya dijatuhi hukuman sembilan bulan. Dan hukuman ini baru diputuskan setelah FA melakukan sidang hingga akhir April 2003.Selama masa sidang, pengacara Bosnich sudah membuktikan bahwa kliennya menggunakan kokain karena sedang mengalami depresi. Bahkan sebelum diketahui menggunakan kokain, Bosnich sempat menjalani perawatan akibat depresi. Sebelum FA menjatuhkan hukumannya Bosnich pun sudah mengikuti program rehabilitasi.Namun dengan kondisi yang demikian FA tetap menjatuhkan hukuman sembilan bulan. Sementara untuk Mutu, FA menjatuhkan hukuman tujuh bulan karena menganggap Mutu menunjukkan niat baik dengan mengakui kesalahannya, dan mau mengikuti program rehabilitasi.Tahun lalu dengan alasan ingin menegakkan aturan, FA menjatuhkan hukuman delapan bulan kepada bek Manchester United, Rio Ferdinand. Meski saat itu pelatih Inggris Sven Goran Eriksson tidak henti-hentinya memberikan dukungan kepada Ferdinand, dan ikut membela dalam persidangan.Jika melihat kesalahannya, Ferdinand tidak pernah terbukti menggunakan obat terlarang atau doping. Dia hanya mangkir tes urine. Namun tetap saja FA menjatuhkan hukuman delapan bulan, meski jelas-jelas Inggris sangat membutuhkan tenaga Ferdinand di Euro 2004. Keputusan FA ini juga di kecam oleh pelatih MU, Alex Fergusson yang menilai FA tidak objektif dan sentimen terhadap timnya.Jika memang serius ingin membersihkan sepakbola Inggris dari obat terlarang, FA perlu bercermin dari Italia yang menjatuhkan hukuman selama 15 bulan kepada pemain terbaik sepanjang abad Diego Armando Maradona ketika bermain untuk Napoli. Maradona saat itu terbukti menggunakan doping jenis ephedrine.Jadi wajar saja jika keputusan FA ini mendapat kecaman dari Chelsea. Sebagai klub yang dua kali memecat pemainnya karena menggunakan kokain, tentunya Chelsea berharap FA bisa bersikap tegas dan konsisten. (lom/)











































