Ryan Giggs kurang dari 24 jam lagi akan segera memasuki usia ke-40. Di umur yang sudah senja itu, Giggs mengaku belum ingin gantung sepatu dan akan memberi tahu kepada publik jika memang saatnya sudah tiba.
Sudah sejak beberapa tahun terakhr ini pertanyaan soal Giggs kapan pensiun beredar dan boleh jadi pemain asal Wales itu sudah bosan mendengarnya. Apalagi Giggs memang tak lagi jadi pilihan utama Manchester United.
Tapi hal itu bukan jadi halangan untuk Giggs terus bermain karena memang saat ini ia masih merasa mampu untuk melakukannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada batasan umur dalam olahraga tapi aku melihatnya sebagai sebuah tantangan. Aku tahu kapan aku harus pensiun," sambungnya.
Giggs memang belum mau berhenti dan ia pun seperti tertantang untuk memecahkan rekor 1.000 laga bersama 'Setan Merah'. Saat melawan Bayer Leverkusen dinihari tadi, Giggs bermain penuh dan mencatat penampilan ke-953.
Giggs pun turut membantah kabar bahwa dirinya sudah mempertimbangkan untuk pensiun usai memenangi trofi Liga Champions tahun 2008.
"Aku ingat seseorang mengatakan kepadaku di Moskow tahun 2008, bahwa itu akan jadi waktu ideal untukku pensiun. Mereka tidak berniat buruk mengatakan itu tapi mereka hanya menyarankan bahwa itu akan jadi waktu yang sempurna untuk pensiun."
"Itu lima tahun lalu. Aku kehilangan kesempatan di dua final Liga Champions di saat aku memenangi tiga titel Premier League. Aku merasa aku sudah berkontribusi sangat baik sejak itu."
(mrp/cas)










































