DetikSepakbola
Rabu 29 Januari 2014, 15:51 WIB

Catatan Dari Liverpool

\'Mersey Paradise\' Buat Liverpool

- detikSport
\Mersey Paradise\ Buat Liverpool Laurent Griffiths/Getty Images
Liverpool - Anda pernah mendengar nyanyian berjudul \\\'Mersey Paradise\\\'<\/em>? Jika Anda adalah penggemar Liverpool dan masih ingin menikmati kemenangan semalam, dengarkanlah.

\\\'Mersey Paradise\\\'<\/em> memang tidak ada hubungannya sama sekali dengan kebahagiaan. Tapi saya suka bagaimana The Stone Roses membuat lagu itu hanya berdurasi sekitar tiga menit, memiliki irama yang catchy,<\/em> tanpa efek suara macam-macam, dan mudah sekali dinikmati telinga. Tanpa sadar, lagu itu pun sudah menggema di benak.

Unik juga, mengingat The Stone Roses beranggotakan tiga suporter klub kota seberang yang terkenal dengan kostum berwarna merah, sementara satu orang lainnya penggemar klub dari kota yang sama yang terkenal dengan kostum warna biru mudanya.

Setidaknya penggambaran saya akan \\\'Mersey Paradise\\\'<\/em> di atas mirip-mirip dengan permainan Liverpool di Anfield tadi malam. Tidak perlu banyak basa-basi. Efisien. Dapat bola, langsung serang ke area pertahanan lawan. Dalam sekejap, lawan mereka malam itu, Everton, tidak berkutik.

Tiga hari berada di kota Liverpool membuat saya paham bagaimana pentingnya derby Merseyside. Jika koran-koran nasional memilih untuk memberitakan isu sepakbola yang sedang hangat, maka tidak ada berita lain bagi koran lokal selain derby <\/em>Merseyside. Reklame-reklame pertandingan itu ada di beberapa sudut kota, dan pada hari matchday, ada festival untuk keluarga diadakan di luar Anfield, tidak jauh dari Shankly Gates.

Anfield yang bangunannya klasik itu sudah sesak sejak pukul 6. Liverpool yang sudah diguyur hujan sejak pagi makin terasa dingin di jam-jam segitu. Langit pun sudah gelap. Tapi, pertandingan ini lebih penting dari sekadar cuaca dingin ataupun langit gelap.

Jalan masuk menuju tribun-tribun Anfield pun tidak terlalu besar. Orang-orang akan terlebih dulu mampir ke kios-kios makanan untuk membeli pie daging dan soda. Tidak boleh ada alkohol ketika ingin masuk ke tribun. Kalau ingin menguji peruntungan, pemilik bursa judi Bwin pun punya kios di dalam Anfield. Para suporter bisa bertaruh apa saja; berapa skor pertandingan, siapa yang menang, ataupun siapa pencetak gol pertama. Tinggal ambil formulir yang tersedia, tulis taruhan Anda, dan berdoalah semoga beruntung.

Saya, yang hadir bersama rombongan Garuda Indonesia<\/span>, duduk di seberang tribun The Kop, tepat bersebelahan dengan tribun suporter tandang Everton. Jangan tanya bagaimana ramainya teriakan pendukung Liverpool di tribun itu, yang diarahkan kepada pendukung Everton di sebelah kanannya, ketika angka 3-0 menjadi penutup babak pertama.

Yang patut disaluti dari pendukung Everton, mereka mendukung tanpa henti sepanjang laga, meski skor dan permainan The Toffees<\/em> malam itu tampak tidak meyakinkan untuk mengejar ketertinggalan. Mereka nyaris tidak duduk sepanjang pertandingan dan terus bernyanyi, meski suara tenggelam di tengah riuhnya Anfield. Biasanya, nyanyian para pendukung Everton ini akan dibalas dengan tepuk tangan oleh pendukung Liverpool --dengan maksud mencibir, tentu saja.

Persaingan demikian di tribun memang wajar-wajar saja. Yang begini inilah membuat sepakbola jadi kaya warna di manapun, termasuk Indonesia. Asal tidak rusuh, persaingan di tribun bakal sama menariknya dengan persaingan di lapangan di hadapan mereka.

Toh<\/em>, para petugas keamanan di Anfield memang tidak akan membiarkan rusuh atau ribut-ribut terjadi. Sebelum pertandingan, mereka sudah berpatroli ke sekitar stadion, dengan beberapa menaiki kuda. Setelah pertandingan, mereka akan membubarkan suporter yang masih berkumpul di dalam ruang-ruang stadion atau di luar Anfield. Mereka akan meminta para suporter itu untuk segera pulang.

Dan demikianlah derby Merseyside kedua musim ini. Banyak orang menyangka akan seketat pertemuan pertama, di mana kedua tim bermain imbang 3-3 dan Daniel Sturridge menjadi pahlawan lewat gol sundulannya di menit-menit akhir. Tapi, kali ini tidak. Yang sama memang Sturridge kembali jadi (salah satu) pahlawan. Tapi, Liverpool benar-benar tidak memberikan kesempatan pada saudara tuanya.

Kesimpulan saya demikian: Jika pada babak pertama para pemain depan Liverpool unjuk gigi, maka di babak kedua giliran barisan pertahanan yang unjuk kegigihan.

\\"\\"

Roberto Martinez dengan berani memasang defensive line<\/em> tinggi hingga kita sering melihat bek tengah mereka, Phil Jagielka dan Antolin Alcaraz, naik sampai garis tengah ketika menyerang. Sialnya buat Everton, para full-back<\/em> mereka alpa dalam memperhatikan posisi.

Di babak pertama, entah berapa kali Jon Flanagan --full-back<\/em> kanan Liverpool-- bisa naik sampai depan tanpa pengawalan berarti. Raheem Sterling yang beroperasi di sisi yang sama dengan Flanagan juga dengan bebas bergerak. Di kiri, Luis Suarez leluasa bergerak ke sisi sayap dan bahkan ke tengah. Seperti ada sayap di kaki-kaki pemain depan Liverpool malam itu.

Ini membuat kiper Everton, Tim Howard, setidaknya membuat dua penyelamatan pada 10 menit pertama pertandingan.

Gol kedua Liverpool, dan gol pertama Sturridge, adalah bukti bagaimana alpanya full-back Everton memperhatikan posisi. John Stones, yang menempati pos bek kanan, naik terlalu jauh ketika bola ada di lapangan Liverpool. Alhasil Philippe Coutinho leluasa memulai fast-break dan memberikan bola kepada Sturridge yang tidak terkawal.

Anda tentu tidak akan membiarkan pemain-pemain cepat semodel Sturridge dan Suarez berdiri bebas tanpa pengawalan.

Liverpool tidak banyak menguasai bola malam itu --apalagi di babak kedua. Tapi mereka cukup efektif untuk mencari ruang di lini belakang Everton yang keropos dan memanfaatkannya dengan baik.

Duet Jordan Henderson dan Steven Gerrard di lini tengah pun cukup layak dipuji. Keduanya lugas bergerak ke setiap area, entah itu untuk menjadi pemain terakhir yang sampai ke final-third <\/em>ataupun menebalkan lapis pertahanan Liverpool.

Di babak kedua, Everton benar-benar mendominasi penguasaan bola. Dan ini terlihat di sekitar lima menit awal babak kedua. Namun, ketatnya pertahanan Liverpool tidak mampu membuat mereka masuk ke dalam kotak penalti. Lalu, terjadilah gol keempat Liverpool.

Sedang asyik-asyiknya menguasai bola, para pemain Everton memberikan bola pada baris terakhir lini mereka yang sudah naik sampai tengah lapangan. Hasilnya? Bola direbut oleh Suarez dan pemain asal Uruguay ini berlari kencang untuk kemudian menaklukkan Howard. Anfield pun menyanyikan chant <\/em>untuk Suarez yang iramanya diadaptasi dari Just<\/em> Can\\\'t Get Enough<\/em>-nya Depeche Mode itu.

Saya kebetulan berada di tribun di belakang gawang Liverpool ketika gol Suarez itu tercipta. Saya melihat Simon Mignolet mengacungkan jempol kepada Kolo Toure, tanda betapa baiknya Toure mengatur pertahanan sampai kemudian Liverpool sukses melakukan serangan balik.

Toure, yang baru kali ini merasakan derby Merseyside, juga jadi salah satu pahlawan Liverpool. Mengingat dirinya adalah bek Liverpool yang paling senior malam itu, Toure tidak segan memberikan instruksi kepada Aly Cissokho yang ada di sebelah kiri dan Flanagan yang ada di sebelah kanan. Termasuk ketika menghadapi tendangan bebas di dekat gawang Liverpool. Sementara Martin Skrtel lebih menunjukkan karakter \\"buang saja bolanya jauh-jauh\\" atau \\"pokoknya bola tidak lewat\\". Tanpa basa-basi.

Well<\/em>, apapun itu, Liverpool memang layak mendapatkan kemenangan mereka. Selamat!

\\"\\"

\\"\\"
====

* Laporan @rossifinza dari Liverpool





(roz/a2s)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
  • Wenger Tolak Rumor Oezil-MU

    Sepakbola | Jumat 15 Desember 2017, 18:21 WIB Belakangan ini pemain bintang Arsenal Mesut Oezil ramai dikait-kaitkan dengan kepindahan ke Manchester United. Menurut Arsene Wenger, rumor itu mengada-ada.
  • 'Napoli Baik-Baik Saja Kok'

    Sepakbola | Jumat 15 Desember 2017, 16:36 WIB Jose Callejon tak cemas dengan laju Napoli yang sedang tersendat. Menurutnya tak ada yang perlu dirisaukan karena Napoli masih dekat dengan puncak klasemen.
  • Pembelaan Diri Mertens soal Paceklik Golnya

    Sepakbola | Jumat 15 Desember 2017, 16:07 WIB Striker Napoli Dries Mertens tengah dikritik karena keran golnya tersumbat. Mertens enggan memikirkannya, karena yang penting adalah kemenangan Napoli.
  • Ini Dia Korban-Korban Keganasan City

    Sepakbola | Kamis 14 Desember 2017, 18:36 WIB Manchester City baru saja menorehkan sejarah baru di Premier League lewat 15 kemenangan beruntunnya. Selama periode itu, City bikin 49 gol!
  • Head to Head City vs Spurs

    Sepakbola | Jumat 15 Desember 2017, 15:23 WIB Manchester City akan menghadapi Tottenham Hotspur di Premier League akhir pekan ini. Berikut adalah head to head dan tren performa kedua tim.
  • Jelang Liga Inggris

    Spurs Usung Misi Pembuktian Diri

    Sepakbola | Jumat 15 Desember 2017, 14:48 WIB Tottenham Hotspur penuh percaya diri setelah mendapatkan momentum. Menghadapi City, Spurs mau membuktikan diri sebagai salah satu tim terbaik di kompetisi ini.
  • Di Maria Lagi Tak Nyaman di PSG

    Sepakbola | Jumat 15 Desember 2017, 14:34 WIB Angel Di Maria mengaku situasinya di Paris St-Germain saat ini tak membuatnya nyaman. Di Maria ingin jam terbang lebih banyak.
  • Jelang City vs Tottenham

    Potensi Tottenham Sandung The Citizens

    Sepakbola | Jumat 15 Desember 2017, 12:22 WIB Manchester City begitu superior di musim ini. Namun demikian, bukan berarti Tottenham Hotspur tidak memiliki peluang menang di Etihad, Sabtu (16/12/2017).
  • Jadwal Liga Italia Pekan Ini

    Sepakbola | Jumat 15 Desember 2017, 11:20 WIB Inter Milan, Juventus, dan Napoli berpeluang untuk kembali ke jalur kemenangan akhir pekan ini. Berikut adalah Jadwal Liga Italia selengkapnya.
  • Liga Italia Pekan Ini

    Kesempatan Tim-Tim Papan Atas Serie A untuk Melaju Lagi

    Sepakbola | Jumat 15 Desember 2017, 11:17 WIB Setelah tertahan pekan lalu, tim-tim papan atas Liga Italia berpeluang untuk melaju lagi. Inter Milan, Napoli, dan Juventus akan dapat lawan tim papan tengah.
  • Jadwal Liga Inggris Pekan Ini

    Sepakbola | Jumat 15 Desember 2017, 11:10 WIB Pekan ke-18 Premier League menghadirkan laga seru antara Manchester City melawan Tottenham Hotspur. Duel itu akan digelar Minggu (17/12) dinihari WIB.
  • Liga Inggris Pekan Ini

    Laju Kemenangan City Diuji Tottenham

    Sepakbola | Jumat 15 Desember 2017, 10:57 WIB Manchester City baru saja memecahkan rekor kemenangan beruntun. Laju cemerlang itu akan mendapat tantangan saat menghadapi Tottenham Hotspur akhir pekan ini.
  • Ronaldinho Akan Terjun ke Dunia Politik?

    Sepakbola | Jumat 15 Desember 2017, 10:55 WIB Pada satu waktu Ronaldinho adalah seorang maestro di lapangan sepakbola. Di masa depan mungkin Ronaldinho akan pindah haluan dengan meramaikan panggung politik.
  • Periode Sibuk Premier League

    Sepakbola | Jumat 15 Desember 2017, 10:31 WIB Premier League 2017/2018 mulai mendekati periode sibuk akhir tahun. Masing-masing klub sudah ditunggu oleh jadwal super padat. Ini daftar kesibukan mereka.
  • Mata: MU Belum Lempar Handuk

    Sepakbola | Jumat 15 Desember 2017, 08:36 WIB Manchester United sudah tertinggal jauh dari Manchester City di klasemen Liga Inggris. Meski demikian, Juan Mata menegaskan The Red Devils belum lempar handuk.