Lukas Podolski mencetak empat gol dalam dua penampilan terakhirnya berturut-turut. Penyerang Jerman ini sedang mengejar peningkatan produktivitasnya di Arsenal.
Pada pekan ke-35 Premier League Minggu (20/4/2014) malam, Podolski mengukir dua gol untuk membantu timnya menundukkan Hull City dengan skor 3-0. Lima hari sebelumnya ia juga mendulang dua gol saat The Gunners menaklukkan West Ham United 3-1.
Tambahan gol-gol tersebut menjadikan Podolski telah mengemas total 19 gol di Premier League. Ia menjadi pemain Jerman tersubur nomor tiga yang pernah bermain di kompetisi tersebut setelah Juergen Klinsmann (Tottenham Hotspur/30) dan Uwe Rosler (Manchester City/20).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum lama ini ia mengeluhkan kebijakan sang pelatih, Arsene Wenger, karena jarang memainkannya secara penuh selama 90 menit.
Dalam catatan situs Transfermarkt, statistik Podolski musim lalu yang merupakan musim pertamanya di Arsenal, ia bermain 33 kali di liga, 25 di antaranya sebagai starter. Total ia berada di lapangan selama 1.983 menit, dan mencetak 11 gol. Dirata-ratakan, ia menghasilkan satu gol per 180 menit.
Di musim ini, yang menyisakan tiga pertandingan lagi, ia baru tampil di 17 pertandingan. Ia kehilangan banyak laga karena pernah dibekap cedera dari awal September sampai pertengahan Desember.
Dari 17 kali turun ke lapangan, ia bermain sebagai starter sebanyak 11 kali dan mengemas 8 gol. Meskipun durasi mainnya lebih rendah daripada musim lalu, yaitu 897 menit, namun produktivitas Podolski sesungguhnya menaik, karena ia mencetak satu gol per 112 menit.
(a2s/roz)











































