Liverpool dinilai sudah kehilangan kesempatan juara usai ditahan imbang Palace 3-3. Meski menempati puncak klasemen Premier League, tapi Manchester City bisa dengan mudah mengambil alih mengingat tim besutan Manuel Pellegrini punya dua laga tersisa plus unggul selisih gol.
Anak-anak Merseyside sekarang mengumpulkan nilai 81 dari 37 laga, sedang City punya 80 poin dari 36 pertandingan. Tak heran jika The Citizens dianggap punya jalan lapang menuju gelar, apalagi melihat fakta bahwa dua laga terakhir digelar di Etihad Stadium.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu faktor yang bisa membuat hal tersebut terwujud adalah fakta bahwa Yaya Toure dkk. harus memainkan tiga laga terakhir dalam rentang sembilan hari. Oleh karena itu, Steven Gerrard dkk. diminta tetap berpikiran positif sekaligus memastikan kemenangan di partai terakhir kontra Newcastle United.
"Kita tahu sepakbola bisa sangat mengejutkan dan kita tahu betapa berbagai hal bisa berubah dengan cepat, jadi perburuan titel ini sama sekali tidak berakhir bagaimanapun," kata Callaghan di situs resmi klub.
"Kami masih harus bersikap positif dan kami masih punya satu pertandingan untuk dijalani. Laga malam kemarin tidaklah bagus, tentu saja laga kontra Chelsea juga tidak, tapi perlu diingat bahwa City harus bermain pada Rabu malam kemudian pada hari Minggu."
"Secara matematis kami masih bisa melakukannya. Mereka butuh empat angka dari dua laga tersebut dan kami perlu memenangi laga terakhir kami kontra Newcastle United," lanjutnya.
"Tekanan ada di Manchester City. Saya menyaksikan pertandingan mereka di Everton pada Sabtu lalu dan itu adalah pertemuan yang penuh kegugupan. Kami masih bisa berharap dan kami harus tetap positif. City bisa dengan mudah tergelincir," demikian Callaghan, yang memegang rekor 640 penampilan bersama Liverpool.
City akan menjamu Aston Villa pada Kamis (8/5/2014) dinihari WIB esok, sebelum berganti menghadapi West Ham United.
(raw/mfi)











































