City yang Menyalip di Pekan-pekan Terakhir

City yang Menyalip di Pekan-pekan Terakhir

- Sepakbola
Kamis, 08 Mei 2014 11:07 WIB
City yang Menyalip di Pekan-pekan Terakhir
(AFP/Andrew Yates)
Jakarta - Amat jarang memimpin klasemen, Manchester City kini justru di ambang gelar juara Premier League. The Citizens berhasil melewati rival-rivalnya saat liga hampir mencapai garis finis.

City memang langsung berada di peringkat pertama saat liga baru bergulir. Kemenangan telak 4-0 atas Newcastle United di pekan pembuka menempatkan City di posisi teratas klasemen.

Namun seiring musim berjalan, posisi City di klasemen mulai naik turun. Peringkat delapan menjadi posisi terburuk City, yang mana mereka tempati setelah kekalahan dari Sunderland di pekan ke-11.

Memasuki pekan ke-12, City mulai konsisten berada di empat besar. Meski demikian, tim arahan Manuel Pellegrini itu tetap belum bisa kembali ke puncak klasemen.

City sempat mencicipi posisi teratas klasemen setelah menang dari Crystal Palace di pekan ke-19. Namun itu tak bertahan lama karena takhta klasemen selalu bisa direbut kembali oleh Arsenal. Saling bergantian memimpin klasemen itu setidaknya berlangsung selama enam pekan.

Memasuki pekan-pekan terakhir, City baru benar-benar punya peluang untuk naik ke puncak klasemen. Hal itu tak lepas dari tergelincirnya Liverpool--yang kalah dari Chelsea di pekan ke-36 dan kemudian diimbangi Crystal Palace di pekan berikutnya.

City yang punya dua laga tunda kemudian benar-benar bisa memaksimalkan keuntungan yang didapat. Lewat kemenangan atas Everton dan Aston Villa, City kini mantap berada di puncak klasemen dengan 83 poin saat liga tinggal menyisakan satu pekan lagi.

Menurut catatan Opta, City hanya 11 hari berada di puncak klasemen. Mereka kalah jauh dibandingkan dengan Arsenal yang paling lama menguasai posisi teratas musim ini yaitu selama 128 hari.

City pun juga masih kalah dari Chelsea yang ada di peringkat pertama selama 64 hari. Sementara Liverpool tercatat menduduki puncak klasemen selama 59 hari. Hanya Manchester United yang punya catatan lebih sedikit dari City, yaitu selama dua hari.

"Ini adalah musim yang sangat aneh karena kami selalu mengejar. Kami punya tiga pertandingan di tangan di hampir sepanjang musim, sekarang kami ada di puncak klasemen dan saya harap kami tidak akan kalah di hari Minggu," ujar Pellegrini di situs resmi klub.

Kemenangan 4-0 atas Villa, Kamis (8/5/2014) dinihari WIB tadi, membuat City tinggal selangkah lagi merengkuh predikat juara Premier League. Vincent Kompany dkk. kini tinggal butuh tambahan satu poin lagi saat menjamu West Ham United untuk menggelar pesta juara di Etihad, Minggu (11/5/2014).

Sudah dekat dengan trofi, Pellegrini pun baru berani bicara soal titel juara. Sebelumnya, manajer asal Chile itu selalu menolak membahas soal gelar juara Premier League--bahkan setelah Brendan Rodgers menjagokan City usai Liverpool ditahan imbang Crystal Palace.

"Sekarang kami bisa bicara soal titel karena jika kami memenangi laga selanjutnya, kami akan memenangi gelar. Kami tidak bisa mengatakan hal itu sebelum hari ini," kata Pellegrini.

"Akan sangat penting untuk menang, tidak hanya karena gelar, tapi cara kami bisa memenangi gelar," lanjut mantan pelatih Malaga itu.

"Ada banyak cara untuk memenangi gelar, tapi saya memilih ini: sepakbola menyerang. Bagi saya, itu sama pentingnya dengan memenangi gelar. Saya sangat senang bisa melatih tim dengan cara ini," lugasnya.

Mampukah City menuntaskan 'balapan' menuju tangga juara di tikungan terakhir akhir pekan ini?





(nds/rin)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads