Eks defender Liverpool, Jamie Carragher, turut mengomentari hukuman yang dijatuhkan oleh FIFA untuk Luis Suarez. Carragher menilai bahwa The Reds seharusnya tak kena getahnya atas hukuman itu.
FIFA menjatuhkan hukuman sembilan laga resmi internasional dan larangan beraktivitas di semua kompetisi dan kegiatan sepakbola selama empat bulan, akibat menggigit bahu Giorgio Chiellini saat Uruguay memetik kemenangan atas Italia di laga terakhir Grup D Piala Dunia.
Selain itu, Suarez masih mendapatkan sanksi denda sebesar 82.227 euro atau setara Rp 1,3 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Carragher langsung menilai bahwa hukuman itu tak adil buat Liverpool. Pasalnya, insiden yang dilakukan Suarez itu dilakukan saat mengenakan seragam Uruguay.
Carragher lantas mencontohkan bahwa saat Suarez dihukum karena menggigit Branislav Ivanovic, dia tetap bisa memperkuat timnas Uruguay.
"Saya tak setuju dengan hukuman yang belaku di kompetisi seluruh dunia. Saat terakhir dia dihukum, Liverpool kehilangan dia dalam 10 pertandingan, tapi saya pikir dia masih bisa bermain buat Uruguay," kata Carragher di Sky Sports.
"Ini merupakan turnamen internasional, sebuah turnamen FIFA, insiden gigitan itu mengenakan seragam Uruguay dan seharunsnya Uruguay dan Suarez yang harus membayarnya."
"Saya akan mengharapkan dia melewatkan sisa Piala Dunia. Dia pernah dihukum tujuh kali atas insiden di Ajax, 10 laga saat memperkuat Liverpool, satu yang mungkin Anda harapkan bakal 12 atau 15 pertandingan -di sepakbola level internasional itu bisa lebih dari 12 bulan. Saya tak berpikir bahwa Liverpool seharusnya tak kena getahnya," imbuhnya.
(cas/a2s)











































