Menanti Kiprah Trio Baru Liverpool

Menanti Kiprah Trio Baru Liverpool

- Sepakbola
Selasa, 15 Jul 2014 15:29 WIB
Menanti Kiprah Trio Baru Liverpool
Liverpool -

Sebelum musim baru Premier League dimulai, Liverpool sudah mendatangkan tiga pemain baru: Rickie Lambert, Adam Lallana, dan Emre Can. Menarik untuk disimak penampilan ketiganya pada musim 2014/2015.

Dengan hengkangnya Luis Suarez ke Barcelona, Liverpool diyakini bakal membutuhkan protagonis baru. Namun, menurut eks bek Liverpool, Jamie Carragher, kebintangan Suarez sulit untuk digantikan. Oleh karenanya, The Reds kemungkinan besar akan mengandalkan kolektivitas tim.

Perginya Suarez ditanggapi Liverpool dengan masuknya sejumlah pemain baru. Lambert, Lallana, dan Can adalah tiga orang yang sejauh ini sudah bergabung. Liverpool dikabarkan masih mengincar beberapa nama lagi, termasuk winger Benfica, Lazar Markovic, yang kini dikabarkan sedang melakoni tes medis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lambert dan Lallana sudah terbiasa dengan atmosfer Premier League karena pernah memperkuat Southampton sebelumnya. Sementara Can adalah anak baru. Kendati demikian, Can --yang bergabung dari Bayer Leverkusen-- disebut punya prospek menarik.



1. Rickie Lambert

Liverpool mengontrak Rickie Lambert selama dua tahun setelah membayar mahar sebesar 4,5 juta poundsterling kepada Southampton.

Usia Lambert sudah tidak muda lagi; sudah 32 tahun. Kendati demikian, dua musim terakhir di Premier League, dia masih mampu menunjukkan kemampuannya dengan menorehkan total 28 gol.

Lambert adalah finisher sejati. Di Southampton, dia juga punya reputasi sebagai eksekutor penalti jempolan. Seluruh penaltinya bersama The Saints yang berjumlah 34 buah semuanya berujung jadi gol.

Dengan Liverpool akan bermain di empat kompetisi musim depan (Premier League, Liga Champions, Piala FA, dan Piala Liga Inggris), amunisi skuat yang cukup amat dibutuhkan. Lambert kemungkinan tidak akan jadi pemain utama, namun dia bisa jadi opsi tambahan manakala pemain depan Liverpool lainnya, seperti Daniel Sturridge, buntu.

Di luar karakteristik permainannya, Lambert juga fan Liverpool sejati. Dia juga seorang scouser yang lahir di Kirkby dan bahkan mengawali kariernya sebagai pemain akademi di Liverpool.

Bagi Lambert, bermain untuk Liverpool adalah mimpinya sejak kecil.

2. Adam Lallana

Dengan usia sudah 26 tahun, Adam Lallana seharusnya sudah cukup matang dan bisa langsung diandalkan. Mantan kapten Southampton ini dibeli dengan harga mahal, yakni 25 juta poundsterling, dan dimaksudkan untuk menambah amunisi sekaligus opsi The Reds di lini tengah.

Total, dia sudah menjalani 235 pertandingan selama 6 musim bermain untuk Southampton dan menyumbang 48 gol. Dia adalah salah satu pilar dari performa bagus The Saints dalam beberapa musim terakhir.

Lallana bisa dimainkan sebagai gelandang serang di sisi tengah, kanan ataupun kiri. Di luar itu, dia juga bisa dimainkan sebagai gelandang tengah.

Lallana senang bermain dengan melepaskan passing-passing pendek seraya menjaga penguasaan bola timnya. Dia juga tidak ragu melakukan tekel dan melakukan intersep, yang mana membuatnya juga bisa diandalkan dalam bertahan.

Musim lalu, dia rata-rata melepaskan 38,9 passing per petandingan dengan akurasi mencapai 84%.

3. Emre Can

Emre Can dibeli Liverpool dengan harga relatif murah untuk ukuran klub-klub raksasa Premier League, yakni "hanya" 9,75 juta poundsterling. Dengan kemampuannya, bisa jadi Liverpool telah untung besar dengan transfer tersebut.

Pemain yang sempat dididik oleh akademi Bayern Munich ini mencuat setelah bermain untuk Bayer Leverkusen musim kemarin. Can tercatat berlaga sebanyak 29 kali dan menyumbang 3 gol.

Can, 20 tahun, adalah pemain serba-bisa. Selain bisa bermain sebagai gelandang tengah, Can juga bisa bermain sebagai bek kiri, bek tengah, dan gelandang bertahan.

Dalam catatan WhoScored, Can piawai dalam melakukan dribble, memenangi duel di udara, dan melakukan tekel. Dia juga cukup piawai melepaskan operan jauh dan crossing.

Mengingat kemampuannya dalam melakukan dribble dan melepas umpan jauh, Can cocok jika Liverpool ingin memainkan strategi serangan balik.

Halaman 2 dari 4
Liverpool mengontrak Rickie Lambert selama dua tahun setelah membayar mahar sebesar 4,5 juta poundsterling kepada Southampton.

Usia Lambert sudah tidak muda lagi; sudah 32 tahun. Kendati demikian, dua musim terakhir di Premier League, dia masih mampu menunjukkan kemampuannya dengan menorehkan total 28 gol.

Lambert adalah finisher sejati. Di Southampton, dia juga punya reputasi sebagai eksekutor penalti jempolan. Seluruh penaltinya bersama The Saints yang berjumlah 34 buah semuanya berujung jadi gol.

Dengan Liverpool akan bermain di empat kompetisi musim depan (Premier League, Liga Champions, Piala FA, dan Piala Liga Inggris), amunisi skuat yang cukup amat dibutuhkan. Lambert kemungkinan tidak akan jadi pemain utama, namun dia bisa jadi opsi tambahan manakala pemain depan Liverpool lainnya, seperti Daniel Sturridge, buntu.

Di luar karakteristik permainannya, Lambert juga fan Liverpool sejati. Dia juga seorang scouser yang lahir di Kirkby dan bahkan mengawali kariernya sebagai pemain akademi di Liverpool.

Bagi Lambert, bermain untuk Liverpool adalah mimpinya sejak kecil.

Dengan usia sudah 26 tahun, Adam Lallana seharusnya sudah cukup matang dan bisa langsung diandalkan. Mantan kapten Southampton ini dibeli dengan harga mahal, yakni 25 juta poundsterling, dan dimaksudkan untuk menambah amunisi sekaligus opsi The Reds di lini tengah.

Total, dia sudah menjalani 235 pertandingan selama 6 musim bermain untuk Southampton dan menyumbang 48 gol. Dia adalah salah satu pilar dari performa bagus The Saints dalam beberapa musim terakhir.

Lallana bisa dimainkan sebagai gelandang serang di sisi tengah, kanan ataupun kiri. Di luar itu, dia juga bisa dimainkan sebagai gelandang tengah.

Lallana senang bermain dengan melepaskan passing-passing pendek seraya menjaga penguasaan bola timnya. Dia juga tidak ragu melakukan tekel dan melakukan intersep, yang mana membuatnya juga bisa diandalkan dalam bertahan.

Musim lalu, dia rata-rata melepaskan 38,9 passing per petandingan dengan akurasi mencapai 84%.

Emre Can dibeli Liverpool dengan harga relatif murah untuk ukuran klub-klub raksasa Premier League, yakni "hanya" 9,75 juta poundsterling. Dengan kemampuannya, bisa jadi Liverpool telah untung besar dengan transfer tersebut.

Pemain yang sempat dididik oleh akademi Bayern Munich ini mencuat setelah bermain untuk Bayer Leverkusen musim kemarin. Can tercatat berlaga sebanyak 29 kali dan menyumbang 3 gol.

Can, 20 tahun, adalah pemain serba-bisa. Selain bisa bermain sebagai gelandang tengah, Can juga bisa bermain sebagai bek kiri, bek tengah, dan gelandang bertahan.

Dalam catatan WhoScored, Can piawai dalam melakukan dribble, memenangi duel di udara, dan melakukan tekel. Dia juga cukup piawai melepaskan operan jauh dan crossing.

Mengingat kemampuannya dalam melakukan dribble dan melepas umpan jauh, Can cocok jika Liverpool ingin memainkan strategi serangan balik.

(roz/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads