Mangala menjalani debut gemilang bersama City dalam laga dengan Chelsea pekan lalu. Kerjasamanya dengan Vincent Kompany berhasil mematikan Diego Costa dalam laga yang kemudian berkesudahan 1-1.
Pemain yang diboyong mahal dari FC Porto itu dapat banyak sanjungan atas penampilan solidnya di lini belakang. Bersama Kompany mereka pun langsung dianggap sebagai duo bek tengah terbaik di Premie League.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bermain di KC Stadium, City unggul 2-0 lebih dulu dalam 11 menit pertama. Namun Mangala kemudian membuat gol bunuh diri saat bola yang coba dihalau dengan kepala malah masuk ke gawangnya sendiri pada menit 21. Sekitar 11 menit berselang Mangala melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti, eksekusi Abel Hernandez membuat Hull menyamakan kedudukan jadi 2-2.
Adalah Edin Dzeko dan Frank Lamparad yang kemudian jadi penyelamat City - dan juga Mangala. Gol yang dibuat di menit 68 dan 87 membut City bisa pulang dengan poin maksimal.
"Itu bagian dari menjadi seorang bek. Jika anak Anda bermain sepakbola, tempatkan mereka di depan karena sebagai striker hal seperti ini tidak akan terjadi," sahut Kompany melontarkan pembelaan.
"Itu seperti menjadi kiper. Sebagai bek Anda tahu hal seperti ini akan bisa terjadi pada Anda - masalahnya Anda tak tahu kapan. Saya selalu menantikan reaksinya kemudian dan kita lihat bagaimana penampilannya di babak kedua. Itu bisa saja berbahaya karena mengubah kedudukan jadi 2-2," lanjutnya di Daily Mail.
Laga dengan Hull merupkan pertandingan ketiga Mangala dalam sepekan terakhir. Setelah tampil apik saat menghadapi Chelsea, dia juga bermain di ajang Piala Liga Inggris.
"Anda akan punya waktu untuk memikirkannya di ruang ganti pemain, tapi dia masih menjalankan apa yang menjadi tugasnya. Sisanya adalah apa yang terjadi di lapangan, dia bermain bagus dan tetap bersikap profesional. Anda tidak bisa meminta lebih banyak lagi," tuntas sang kapten.
(din/fem)











































