Dua Pergantian Jitu yang Bikin Arsenal Tertunduk

Dua Pergantian Jitu yang Bikin Arsenal Tertunduk

- Sepakbola
Senin, 10 Nov 2014 11:16 WIB
Dua Pergantian Jitu yang Bikin Arsenal Tertunduk
Getty Images/Stu Forster
Swansea -

Kekalahan Arsenal di Liberty Stadium tak terlepas dari keputusan tepat manajer Swansea City, Garry Monk. Pada laga tersebut, Monk melakukan dua pergantian jitu.

Pada laga yang berlangsung Minggu (10/11/2014) malam WIB, baik Arsenal maupun Swansea sama-sama tampil ofensif. Kecepatan pemain-pemain di lini depan Arsenal dibalas juga dengan kecepatan pemain Swansea, terutama oleh Jefferson Montero yang ada di sisi kiri.

The Gunners unggul lebih dulu pada menit ke-63 ketika serangan balik cepat yang dibangun oleh Alex Oxlade-Chamberlain, Santi Cazorla, dan Danny Welbeck diakhiri oleh sepakan datar Alexis Sanchez dari dalam kotak penalti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari sini, Monk bergerak cepat. Dia memilih untuk memasukkan Modou Barrow pada menit ke-67 untuk menggantikan Marvin Emnes. Barrow, seperti disebut oleh Transfermarkt, adalah winger yang biasa beroperasi di sisi kanan dan punya kecepatan.

Dari Barrow pulalah gol penyama kedudukan Swansea berawal. Setelah menerima bola di lini tengah, Barrow dengan cepat membawanya ke sepertiga akhir lapangan. Melihat hal ini, bek Arsenal, Kieran Gibbs, langsung mengejarnya.

Kalah beberapa langkah, Gibbs akhirnya berusaha menghentikan Barrow dengan tekel dan sial buatnya, tekelnya tidak mengenai bola, melainkan mengenai kaki Barrow. Swansea pun mendapatkan tendangan bebas tidak jauh dari kotak penalti Arsenal.

Gylfi Sigurdsson kemudian mengeksekusi tendangan bebas tersebut dan membuat Wojciech Szczesny memungut bola dari jalanya sendiri. Swansea menyamakan kedudukan 1-1 dan Monk pun memilih memasukkan Bafetimbi Gomis untuk menggantikan Wilfried Bony.

Pada menit ke-78, Montero, yang sepanjang pertandingan merepotkan sisi kiri pertahanan Arsenal, melepaskan sebuah umpan silang ke kotak penalti. Sundulan tersebut pun langsung disambut Gomis dengan sundulan. Swansea unggul 2-1 dan skor tersebut bertahan sampai selesai.

"Mereka semua luar biasa. Mereka saling bekerja sama dan tetap menunjukkan kepercayaan diri, meski sedang tertinggal satu gol," ujar Monk di situs resmi Swansea.

"Ini adalah pertandingan yang berimbang. Tapi, kami tampil lebih kuat setelah mencetak gol penyama kedudukan. Kami benar-benar mengambil alih inisiatif," kata Monk.

Barrow, yang baru melakoni debutnya untuk Swansea, juga tidak kalah senang. "Ini pertandingan yang sungguh luar biasa," ucapnya.

"Manajer mengatakan kepada saya untuk menyerang dari sayap dan ikut berbaur dalam serangan. Saya menikmatinya dan kami menang. Rasanya luar biasa," lanjut gelandang berusia 22 tahun tersebut.

(roz/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads