Anderson memang sudah kehilangan tempatnya di MU sejak musim lalu. Pada paruh kedua musim, dia dipinjamkan ke Fiorentina. Tapi, dia juga gagal bersinar di klub Italia itu.
Setelah kembali ke MU, nasib Anderson tak banyak berubah. Dia tak masuk dalam rencana manajer baru Louis van Gaal dan baru dimainkan dua kali musim ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anderson menyebut Gremio sebagai salah satu opsi yang menarik baginya. Gremio adalah satu-satunya klub di Brasil yang pernah diperkuat oleh Anderson, hingga akhirnya dia hijrah ke FC Porto pada tahun 2006.
"Selalu ada kemungkinan kembali ke Gremio. Itu adalah rumah saya, saya tumbuh di klub itu. Saya adalah suporter mereka, semua orang tahu itu," ujar Anderson kepada Radio Bandeirantes.
"Itu mungkin saja, seperti yang terjadi di waktu lampau. Saya sebelumnya sudah dihubungi oleh pihak klub," imbuhnya.
"Saya ingin lebih dekat dengan keluarga saya, dengan anak-anak perempuan saya. Memang belum ada tawaran, tapi saya sudah lama mengenal klub tersebut," ujar Anderson.
"Gremio punya peluang, tapi itu tidak bergantung pada saya. Itu bergantung pada direksi mereka. Saya sudah dekat setahun yang lalu, sebelum bergabung dengan Fiorentina. Saya siap menerima pemotongan gaji," kata dia.
(mfi/krs)











































