Satrio Anindito dan Johan Eka Firmansyah sudah lama memendam mimpi pergi ke Anfield dan menyaksikan Liverpool FC bertanding. Kecintaan kepada The Reds dan dukungan teman-teman akhirnya mewujudkan mimpi mereka itu.
Nonton langsung di Anfield adalah impian setiap pendukung Liverpool. Bangunan Anfield yang bersejarah dan atmosfernya yang khas tiap kali Liverpool menjamu lawan-lawannya menjadi sesuatu yang tak bisa ditemukan di tempat lainnya.
Sayangnya, tak semua suporter Liverpool sudah mendapatkan kesempatan untuk datang ke Anfield dan nonton langsung pertandingan di sana. Keterbatasan waktu, jauhnya jarak, dan biaya yang mahal membuat suporter-suporter Liverpool di Indonesia seperti Satrio dan Johan harus banyak bersabar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada bulan Desember silam, sebuah kesempatan langka datang ke hadapan Satrio dan Johan. Saat itu, Garuda Indonesia menggelar kontes video kreatif bertajuk "Garuda Indonesia-Liverpool FC Video Contest". Hadiah untuk pemenang utamanya adalah jalan-jalan ke Anfield dan menonton langsung laga Liverpool.
Satrio dan Johan tak mau melewatkan kesempatan ini begitu saja. Mereka pun bertekad untuk mengikuti kontes video tersebut dan menjadi pemenangnya.
"Awalnya Johan yang memberi tahu saya. Lalu saya lihat dan menarik banget. Apalagi hadiahnya kan ke Liverpool. Itu impian banget buat kami. Kami bisa bilang bahwa kami adalah fans berat Liverpool FC," ujar Satrio saat berbincang dengan detikSport di Mercure Stratford-upon-Avon Shakespeare Hotel, Stratford-upon-Avon, Inggris, Senin (9/2/2015) malam waktu setempat.
Satrio dan Johan lantas membicarakan konsep yang akan mereka pakai di video mereka. Mereka akhirnya sepakat untuk mengeksekusi sebuah ide yang dirasa paling bisa menggambarkan besarnya kecintaan mereka kepada Liverpool. Satrio dan Johan berupaya mengekspresikan keinginan mereka untuk nonton di Anfield, yang sebelumnya selalu terhalang oleh masalah biaya.
"Konsepnya sederhana. Kami ingin ke Anfield, lalu kami punya properti-properti yang Liverpool banget. Lalu semuanya kami tampilkan di video itu. Tapi, kemampuan kami ternyata cuma sampai nonton bersama yang diselenggarakan oleh Big Reds regional Depok," terang Satrio.
Satrio dan Johan butuh waktu tiga hari untuk menggarap video mereka, mulai dari pembahasan konsep hingga penyuntingan dan pendaftaran ke Garuda Indonesia.
"Siang ada ide, besoknya diobrolkan di warung soto. Lalu dikerjakan dari pagi sampai malam nonton bersama," ujar Johan.
"Satu-satunya kendala kami adalah kami tidak punya alat yang memadai. Kemampuan editing kami sangat terbatas. Kami bukan orang yang memang punya kapabilitas di bidang editing. Makanya benar-benar sederhana," timpal Satrio.
Setelah video mereka didaftarkan, Satrio dan Johan berupaya untuk menarik perhatian khalayak untuk memberikan vote. Dari tiga pemenang utama yang diberangkatkan Garuda Indonesia ke Liverpool, satu di antaranya memang merupakan jatah untuk pemilik video dengan vote terbanyak. Satrio dan Johan berupaya untuk mendapatkan jatah itu. Mereka pun gencar melobi rekan dan kolega.
"Saya ini aktivis di beberapa komunitas, begitu pula Johan. Saya lalu mengirimkan pesan lewat whatsApp, SMS, Facebook satu per satu. 'Mas, tolong vote video kami. Ini link-nya'," kata Satrio.
"Biar kesannya nggak broadcast. Tapi person by person," tambah Johan.
Saat Satrio dan Johan bekerja keras mengumpulkan vote dengan menghubungi satu per satu kenalan mereka, ada peserta lain yang disinyalir berbuat tidak jujur dengan menggunakan bot untuk mendongkrak perolehan suaranya. Perolehan suara Satrio dan Johan pun tertinggal jauh. Meski demikian, mereka berdua tak khawatir.
"Kami yakin Garuda menjadi panitia yang benar-benar profesional. Nggak mungkinlah sekelas Garuda tim IT-nya akan percaya begitu saja dan tidak mengklarifikasi," kata Johan.
Kerja keras Satrio dan Johan akhirnya berbuah manis. Saat Garuda Indonesia mengumumkan nama para pemenang pada 12 Januari 2015, nama mereka keluar sebagai pemenang dengan vote terbanyak. Menurut Satrio, video yang dia buat bersama Johan mendapatkan vote 588 suara hingga hari terakhir.
"Jujur, saat dikasih tahu Johan lewat pesan whatsApp, saya nangis," kenang Satrio.
"Akhirnya tidak menunggu terlalu lama untuk mencapai mimpi itu," kata Johan menambahkan.
Satrio dan Johan dijadwalkan menyaksikan laga Liverpool versus Tottenham Hotspur dalam lanjutan Liga Primer Inggris di Anfield, Selasa (10/2/2015) malam waktu setempat. Dia akan nonton langsung bersama dua pemenang lainnya, Rifki Hisyam-Sherlya Nadhiva dan Achmad Ridwan-Fajar Matasa Ikbar.
(mfi/roz)











































