Kekalahan Manchester City dan kemenangan rival-rival terdekatnya membuat persaingan di empat besar memanas. Tim-tim di belakang City mulai berani memasang target untuk mengambil alih posisi runner-up.
Sabtu (14/3/2015) akhir pekan kemarin, City secara mengejutkan tumbang di markas Burnley. Sang juara bertahan itu kalah tipis 0-1. Gol tunggal kemenangan tuan rumah diciptakan oleh George Boyd di babak kedua.
Posisi City di urutan kedua klasemen Premier League pun kini terancam. Rival-rival terdekatnya meraih kemenangan dan menipiskan jarak dengan City yang punya 58 poin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil-hasil itu mendongkrak kepercayaan diri 'Setan Merah'. Bek MU Chris Smalling menyatakan bahwa runner-up adalah target yang realistis.
"Khususnya setelah hasil City, ini semua sangat ketat. Hanya ada satu poin antara kami dan Arsenal dan saya pikir menuju posisi kedua sangat terbuka dan kami akan menargetkan itu, khususnya ketika kami akan melawan tim-tim itu," ujar Smalling seperti dikutip ESPN FC.
"Kami ingin Liga Champions kembali ke sini. Itu adalah keharusan. Keempat adalah minimal, tapi ketika itu ada di sana, posisi kedua adalah target realistis dan jika kami terus tampil seperti melawan Spurs, saya pikir kenapa tidak kami tidak bisa memberi tekanan," katanya.
MU masih akan menghadapi City pada 12 April mendatang. Sementara pada 16 Mei, pasukan Louis van Gaal itu akan menjamu Arsenal.
Tak cuma MU, Liverpool juga mulai berani bicara soal posisi runner-up. Apalagi The Reds sedang dalam laju yang impresif setelah membukukan lima kemenangan beruntun dan tak terkalahkan dalam 13 laga terakhir.
Yang paling aktual, Liverpool memetik kemenangan 1-0 di kandang Swansea City, Selasa (17/3/2015) dinihari WIB. Tambahan tiga poin dari pertandingan itu membuat Liverpool yang ada di peringkat kelima hanya tertinggal empat angka dari City.
Hasil itu sudah mendongkrak kepercayaan diri Liverpool. Usai pertandingan melawan Swansea, Brendan Rodgers mengungkapkan kalau Liverpool kini tak cuma mengincar empat besar tapi juga City yang dinilainya ada di dalam jangkauan.
Selain dua tim tersebut, masih ada Arsenal yang menjadi pesaing terdekat City. The Gunners menempel ketat City dengan selisih cuma satu poin.
Sang manajer Arsene Wenger bahkan sudah lama mengincar City, sebelum Sergio Aguero dkk. kalah dari Burnley. Wenger mulai menargetkan posisi runner-up setelah City kalah dari Liverpool dua pekan lalu.
Dengan komposisi sedemikian rupa, posisi City di klasemen memang mulai berada dalam ancaman. Bisakah The Citizens bertahan dari tekanan rival-rivalnya?
(nds/mfi)











































