The Blues bermain buruk sehingga memungkinkan The Foxes unggul lebih dulu berkat gol Marc Albrighton di menit-menit akhir babak pertama. Terry cs bahkan tercatat tidak mampu membuat percobaan mengarah ke gawang.
Namun demikian, situasinya berubah setelah turun minum. Terry membawa Chelsea membalikkan keadaan usai Didier Drogba mencetak gol balasan di awal babak kedua. Kemenangan tim tamu ditentukan lewat gol apik Ramires di menit ke-83.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami hampir juara. Leicester adalah tim yang sulit dan mereka terus berjuang," ucap Terry di BBC Sport. "Saat jeda kami mendapat pengarahan lalu kami keluar dan bermain dengan sangat baik di babak kedua."
"Memang di babak pertama kami tidak cukup bagus tapi, dengar, kami berhasil memperoleh tiga angka," sambung dia.
"Sejauh ini kami adalah tim terbaik di sepanjang musim. Kami pantas mendapat banyak respek karena kami tampil begitu baik di sepanjang tahun. Mari berharap kami bisa memenanginya pada hari Minggu nanti."
(rin/fem)










































