Usaha Arsenal untuk menjadi juara Premier League didukung dengan jadwal yang relatif ramah bagi mereka. Hanya saja, menjelang kompetisi berakhir, The Gunners mesti menghadapi pertarungan berat.
Arsenal finis ketiga di 2014-15 dengan mengumpulkan 75 poin, selisih 12 poin dari sang juara Chelsea. Performa apik di paruh kedua musim membuat pasukan Arsene Wenger itu tetap mampu finis di papan atas kompetisi.
Dilansir BBC, pada musim 2015-16, 'Gudang Peluru' akan menjalani Derby London di dua pekan pertama menghadapi West Ham pada 8 Agustus 2015 dan disusul dengan lawatan ke markas Crystal Palace.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di masa periode padat pada akhir tahun ini, Arsenal juga tidak menemui jadwal berisiko. Diawali dengan meladeni tantangan Manchester City (19/12), Arsenal lalu menghadapi Southampton, Bournemouth dan Newcastle United.
Namun begitu, dalam dua pekan sebelum kompetisi rampung pasukan Arsene Wenger itu akan melawat ke Etihad untuk melawan City pada 7 Meri 2015 sebelum mengakhiri kiprahnya dengan melakoni laga kandang kontra Aston Villa.
"Kami jelas berkembang sebagai sebuah klub, dengan pemain yang kami miliki tentu tidak ada alasan bahwa kami tidak bisa menjadi kandidat juara Premier League, di mana itu adalah ambisi kami sebagai tim," ujar penyerang Arsenal, Danny Welbeck.
"Start kami yang kurang oke di awal musim berakibat buruk di bulan Mei, dan ketika kami melihat berapa poin yang harusnya kami dapat, kami bisa saja berada di sana (puncak klasemen)."
Arsenal terakhir kali menjadi juara pada 2003-04 atau 11 tahun lalu. Tapi sejak finis runner-up semusim setelahnya, tim London Utara itu hanya berkutat di peringkat ketiga atau empat.
(rin/roz)











































