Bos baru, kebijakan baru. Itulah yang terjadi di Newcastle United. Manajer baru mereka, Steve McClaren, dilaporkan membuat kebijakan baru: pemain dilarang bersumpah serapah.
McClaren, yang direkrut ke St James' Park pada 10 Juni lalu, akan menerapkan kebijakan serupa saat dia bekerja di klub sebelumnya, Derby County. Tujuan dia adalah untuk meningkatkan kedisiplinan tim -- tak cuma pemain tapi juga seluruh staf.
Dilansir Mirror, penggunaan kata-kata kotor dan kasar seperti F*** dan lain-lain, walaupun dalam keadaan frustasi, akan diawasi betul-betul oleh McClaren. Mantan pelatih timnas Inggris itu juga melarang penggunaan telepon seluler selagi bekerja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Newcastle musim lalu sempat megap-megap karena di ambang degradasi, namun berhasil selamat di pekan-pekan terakhir dengan finis di peringkat 15.
"Jika memungkinkan kami berusaha untuk tidak mengeluarkan sumpah serapah. Kami juga tidak memakai bahasa yang melanggar dan menghina di area teknis ketika berbicara dengan ofisial pertandingan, yang mana itu sepertinya sudah lazim," ucap asisten McClaren, Paul Simpson, suatu ketika, saat mereka masih bekerja di Derby County.
Tim utama Newcastle saat ini sangat majemuk. Sedikitnya empat pemain mereka dari Belanda, sedangkan 10 pemain lain berasal dari negara-negara yang bahasa utamanya adalah Prancis, serta dua yang berbahasa Spanyol.
Bagaimana jika mereka bersumpah serapah dalam bahasa induknya, Steve?
(a2s/mfi)











































