Benteke dibeli dari Aston Villa dengan banderol 32,5 juta poundsterling, yang menjadikannya pemain termahal kedua sepanjang sejarah klub Merseyside tersebut.
Bukan tanpa alasan jika Liverpool rela membayar mahal untuk Benteke mengingat mereka butuh striker haus gol, setelah penampilan buruk para penyerangnya musim lalu yang berujung kegagalan finis empat besar di Premier League
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Benteke diragukan bisa beradaptasi dengan gaya main Liverpool, yang mengedepankan operan dari kaki ke kaki, sementara Benteke dengan postur besarnya tentu lebih senang bermain bola atas.
Namun, Liverpool diminta tak khawatir dengan hal tersebut karena Benteke diyakini bakal cocok dengan gaya main Liverpool, asalkan klub, fans, serta manajer Brendan Rodgers mau bersabar dan tak menuntut prestasi instan dari pemain asal Belgia itu.
"Sistem akan beradaptasi dengan sendirinya untuk pemain bagus. Bersabarlah dan beri dia waktu untuk berkembang," ujar eks pelatih Benteke, Georges Leekens, seperti dikutip situs resmi Liverpool.
"Dia adalah seorang team player - dia membuka ruang, dia kuat, saat pemain bertahan sibuk menjaganya, lalu rekannya di lini depan bisa mengambil keuntungan," sambung Leekens.
"Dia bukan hanya target man, dia bisa menahan bola, dan mengubah permainan dengan cepat. Dia cepat, bagus di udara, bermental baja, dan suporter akan mencintainya."
"Dia akan jadi penyerang tengah yang fantastis untuk Liverpool dalam berbagai sistem," demikian Leekens.
Leekens adalah pelatih Benteke saat dia dipinjamkan ke klub lokal Belgia, KV Kortrijk, musim 2009/2010. Kala itu Benteke menyumbang 15 gol dari 34 penampilan.
Debut Benteke di timnas Belgia juga terjadi di era kepelatihan Leekens pada tahun 2010.
(mrp/fem)











































