Eva Carneiro Didepak Mourinho Karena Status Facebook?

Eva Carneiro Didepak Mourinho Karena Status Facebook?

Doni Wahyudi - Sepakbola
Jumat, 14 Agu 2015 11:25 WIB
Eva Carneiro Didepak Mourinho Karena Status Facebook?
IAN KINGTON/AFP/Getty Images
Jakarta -

Status Facebook yang dipasang Eva Carneiro diduga memperkeruh suasana hati Jose Mourinho, yang pada akhirnya membuat sang manajer mendepak dokter timnya dari pinggir lapangan.

"Saya berterimakasih pada publik secara umum atas dukungan besar yang diberikan. Sangat menghargai dukungan itu."

Carneiro memasang status tersebut di akun Facebook-nya pada Minggu (9/8/2015). Sebelumnya, dia dikritik Mourinho dan disebut 'tidak memahami aturan sepakbola' saat membantu merawat Eden Hazard yang cedera ketika Chelsea secara mengejutkan diimbangi Swansea 2-2 di Stamford Bridge.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hanya berselang sehari setelah status itu muncul di Facebook, Mourinho mengeluarkan keputusan lain. Dia mendepak Carneiro dari bench The Blues. Mourinho tetap menjadikan wanita 42 tahun itu sebagai dokter tim utama Chelsea, tapi dia tak lagi menemani John Terry dkk di pertandingan dan bahkan dilarang mendatangi hotel pemain. Carneiro cuma bertugas di pusat latihan klub yang terletak di Cobham.

Bukan cuma Carneiro yang didepak Mourinho. Fisioterapis Jon Fearn juga tergusur sebagai pendamping tim di bangku cadangan.

Mourinho memang terlihat sangat emosional di pinggir lapangan saat Carneiro dan Fearn masuk lapangan. Tapi keputusan menyingkirkan Carneiro diyakini banyak dipengaruhi oleh status yang dipasangnya di Facebook.

Meski status Carneiro sepertinya 'datar', Mourinho diyakini tidak setuju dengan isi pesan tersebut. Menyebut dirinya mendapat 'dukungan besar' dari publik dianggap sebagai indikasi menentang sang manajer. Apalagi di saat bersamaan Mourinho dapat banyak tekanan dan dianggap 'mem-bully' dokter timnya atas komentar yang dia keluarkan di konferensi pers.

Baca juga: Lebih Dekat dengan Eva Carneiro dan Profesi Dokter Klub

Mourinho adalah sosok yang menginginkan kontrol penuh atas timnya. Bukan cuma pemain, seluruh staff yang berada di bawahnya harus mengikuti semacam 'standard operating procedure' yang dia berikan.

Pemain-pemain Chelsea, juga Inter Milan dan Real Madrid, tahu kalau Mourinho selalu menuntut loyalitas penuh serta privasi dari timnya. Hanya Mourinho sendiri, atau asistennya, atau orang-orang yang sangat dipercaya yang bisa berbicara atas nama tim ke publik dan media. Itu termasuk urusan di media sosial.

Secara khusus Mourinho tidak pernah melarang pemain atas stafnya memiliki akun Facebook atau Twitter. Tapi mereka semua dilarang mem-posting kritik pada klub, atau kebijakan yang diambil manajemen. Demikian dikutip dari Guardian.

"Hal terbaik dari pekerjaan saya adalah saya bisa melakukan hal yang sangat saya sukai setiap hari. Itu menyenangkan dan selalu ada hal baru terjadi. Itu berbeda dengan dengan kerja kantoran," ucap Carneiro di Swedia beberapa waktu lalu.

Dengan kini cuma berkutat di pusat latihan Chelsea, tak diketahui apakah Carneiro masih bahagia dengan pekerjaannya di Chelsea.

(din/nds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads