Mourinho Mengaku Diusir Polisi, Bukan Oleh Wasit
Senin, 28 Feb 2005 09:06 WIB
Jakarta - Jose Mourinho menyebut otak pengusiran dirinya dari pinggir lapangan adalah seorang polisi fans Liverpool. Padahal ia mengaku tidak mengejek suporter lawan, melainkan pers.Begitulah Mourinho menjabarkan insiden kartu merah yang dilayangkan wasit keempat kepada dirinya, tak lama setelah Steven Gerrard mencetak gol bunuh diri di menit 80, sehingga skor menjadi 1-1. Gol tersebut kemudian mengawali kemenangan Chelsea atas Liverpool 3-2 di babak final Piala Liga Inggris tengah malam tadi.Tayangan televisi memperlihatkan Mourinho, yang tampak tegang karena timnya tertinggal 0-1 sejak menit pertama, sedikit menyingkir dari tempat duduknya, lalu berjalan menyusuri pinggir lapangan sambil menempelkan jari telunjuk ke bibirnya.Deretan fans Liverpool yang dekat dengan Mourinho langsung berdiri yang balik menunjuk-nunjuk pelatih asal Portugal itu. Mereka tentu merasa diejek Mourinho dengan isyarat agar bungkam itu."Saya tidak biasa diusir keluar oleh polisi. Bukan oleh wasit atau ofisial keempat, tapi seorang polisi," sergah Mourinho. "Dia berkata pada ofisial keempat 'Mr. Mourinho harus keluar'."Masalahnya, kenapa Mourinho mengejek fans? "Sinyal tutup mulutmu bukan untuk mereka (fans Liverpool), tapi untuk pers,β" jawabnya. "Mereka terlalu banyak omong dan dalam opiniku mereka mencoba berbuat apapun untuk menggangu Chelsea. Tunggu, jangan bicara kelewat cepat.""Saya menghormati pendukung Liverpool," ujarnya kepada reporter. "Saya berkata pada anda supaya 'cool'. Simpan dulu penamu di dalam saku. Saya melakukan ini (meletakkan telunjuk di bibir) karena banyak dari anda frustasi karena saat ini tak bisa menulis apa yang ingin kalian tulis."Ia lalu menyebut bahwa pers mencoba meruntuhkan kepercayaan diri timnya dan menciptakan tekanan buat John Terry cs yang dalam dua partai terakhir selalu kalah (dari Newcastle United di Piala FA dan Barcelona di Liga Champions), sehingga wacana quadruple yang dicuatkan sendiri oleh pers menjadi raib."Sekarang kami punya sati titel, dan hampir pasti kami akan meraih yang kedua yang lebih besar, yakni gelar juara Liga Inggris. Saya tidak merasa terkenan. Anda boleh saja menekan saya, tapi takkan bisa.""Kalau kalian kira bisa menekan saya, tak masalah. Jika fans atau direksi Chelsea ingin aku hengkang, aku akan pergi besok pagi.... Saya sudah punya banyak tropi dan uang. Saya bisa hidup tanpa pekerjaanku di Chelsea.""Aku baca dari media massa bahwa saya masih harus memberi banyak bukti untuk diperhitungkan di sepakbola Inggris. Sir Alex Ferguson adalah satu-satunya juara Eropa di negeri ini, tidak ada yang lain. Jadi, saya mesti membuktikan apa?"Tentang keberhasilan timnya menjuarai Piala Carling, Mourinho juga terkesan cool. "Hanya tambahan tropi. Sebelumnya aku sudah pernah meraihnya beberapa kali."Setelah menonton sisa pertandingan via pesawat TV di ruang ganti, Mourinho keluar untuk berbaur dengan para pemainnya dan menerima tropi juara. Ia juga terlihat sesekali senyum dan melambaikan tangan ke arah penonton. "Saya melambaikan tangan untuk istri saya," katanya. (a2s/)











































