Setelah mengawali musim dengan dua kemenangan di Premier League, performa Liverpool turun drastis di mana sudah enam laga dilalui tanpa kemenangan di seluruh kompetisi.
Dimulai dari main imbang 0-0 dengan Arsenal, lalu dua kekalahan beruntun 0-3 dari West Ham United dan 1-3 dari Manchester United, yang berlanjut hasil seri 1-1 dengan Bordeaux (Liga Europa) dan Norwich City.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Brendan Rodgers pun jadi sasaran kritik yang puncaknya terjadi saat Liverpool menghadapi tim Divisi Empat, Carlisle United, di babak ketiga Piala Liga Inggris. The Reds butuh adu penalti untuk bisa lolos ke babak selanjutnya setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit.
Melihat tim yang didukung tampil buruk melawan klub peringkat ke-10 di League Two, teriakan 'boo' dari salah satu tribun Anfield, Kamis (24/9) dinihari WIB kemarin terdengar. Meski bukan dalam jumlah besar, tapi tetap saja hal tersebut mengganjal mengingat fans Liverpool sangat jarang memberikan sambutan dingin seperti itu.
Tentu saja ini sebagai gambaran kekecewaan fans yang sudah "terluka" usai penampila buruk tim sepanjang musim lalu, dan sama sekali tak membaik di musim yang baru ini.
"Saya sudah mendukung Liverpool selama 50 tahun, sejak saya kecil, dan Anda bakal sangat jarang mendengar 'boo' terdengar di penjuru stadion," ujar eks penyerang Liverpool, John Aldridge, seperti dikutip Sky Sports.
"Sayangnya dalam beberapa laga terakhir, melawan Norwich dan semalam saat jeda babak serta full-time, ada segelintir suporter yang melakukan itu tapi hal seperti itu tidak biasa terjadi di Anfield," sambungnya.
"Banyak fans yang tidak senang dengan apa yang terjadi saat ini," paparnya.
"Jelas manajer bertanggung jawab atas baik-buruknya penampilan tim, jadi Anda harus bisa menerima kritik yang Anda dan Brendan pun harus bisa melakukan itu, di mana dia dikritik dari segala arah," tutupnya.
(mrp/mfi)











































