Mourinho kerap mengundang kontroversi lewat aksinya di pinggir lapangan maupun komentar-komentarnya. Dia pernah mencolok mata (mendiang) Tito Vilanova, berkonfrontasi dengan Arsene Wenger, dan yang terbaru marah-marah saat dokter Eva Carneiro masuk ke lapangan untuk merawat Eden Hazard.
Di hadapan pers, Mourinho juga tak segan untuk menyerang siapapun, entah itu sesama pelatih, pemain, atau wasit. Dia berkali-kali dihukum gara-gara mempertanyakan kepemimpinan wasit. Pria asal Portugal itu sekarang sedang terancam hukuman gara-gara komentarnya pascapertandingan melawan Southampton, Sabtu (3/10/2015) lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cruyff menduga perilaku Mourinho itu ada kaitannya dengan latar belakangnya. Sebelum terjun ke dunia kepelatihan, Mourinho memang cuma sebentar jadi pesepakbola dan tidak sukses.
"Ini mungkin karena latar belakangnya, di mana dia tidak pernah disemangati oleh 100 ribu orang atau disoraki oleh 100 ribu orang. Mungkin ini karena hal itu, mungkin karena ketertarikan dari pers, tapi saya tidak berpikir dia sedang mendidik anak-anak untuk bermain sepakbola atau mendidik untuk hidup," tuturnya.
"Dia harus berperilaku lebih baik karena dia akan ada di media di seluruh dunia," kata Cruyff.
(mfi/krs)











































