Tidak sedikit yang mempertanyakan kemampuan pemain Belanda 21 tahun itu untuk sukses di Old Trafford. Tetapi De Boer mengingatkan bahwa Cristiano Ronaldo juga menjalani start yang tak langsung mulus bersama MU di Premier League dulu.
"Pergulatan Memphis belakangan ini terbilang wajar ketika Anda bergabung dengan klub besar dari sebuah klub Eredivise. Yang terpenting adalah bagaimana ia menghadapinya. Jangan lupakan bahwa Memphis masih 21 tahun. Aku berumur 23 tahun saat mulai benar-benar melihat bagaimana sepakbola itu. Saat ini kita malah sudah mengharapkan pemain 21 tahun untuk siap bersinar di klub-klub besar," kata De Boer kepada De Telegraaf dan dikutip Soccerway.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memphis merupakan seorang pemain dengan kualitas luar biasa. Aku membicarakan teknik, kecepatan, kekuatan, dan kemampuannya menjebol gawang. Ia juga punya kemampuan langsung mengalahkan lawan-lawannya, sesuatu yang kian langka dalam sepakbola modern. Memphis punya apa yang dibutuhkan untuk berada di jajaran teratas, tapi itu takkan mudah. (Untuk itu) Anda harus bisa mengatasi masa-masa sulit, kritis dengan penampilan sendiri, dan berusaha ekstra ketika situasi tidak menyenangkan. Tidak mudah mengatakan apakah ia bisa melakukan itu semua, tapi aku optimistis dengan peluangnya meraih sukses di Manchester United," tuturnya.
Setelah dicadangkan dalam beberapa laga, Memphis kembali ke starting XI 'Setan Merah' dalam kemenangan 2-1 atas Watford akhir pekan lalu. Ia tampil bagus dan menandai laga itu dengan gol keduanya di Premier League--gol nomor limanya dari 17 penampilan di seluruh ajang musim ini.
(krs/fem)











































