Kekalahan Manchester United di Old Trafford melawan Norwich City membuat sang manajer Louis van Gaal semakin tertekan. Van Gaal mengakui posisinya di MU tidak aman.
Bermain di depan pendukungnya sendiri, MU digebuk Norwich dengan skor 1-2. 'Setan Merah' bahkan tertinggal dua gol lebih dulu sebelum Anthony Martial membuat gol balasan, meskipun tidak dapat menghindarkan timnya dari kekalahan.
Bagi MU, kekalahan dari Norwich menandai bahwa mereka sudah tidak menang di enam pertandingan terakhir di semua kompetisi, termasuk tiga pertandingan terakhir berturut-turut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya, tentu saja saya khawatir dengan itu [posisi saya] karena saya tahu keyakinan dalam seorang manajer sangat penting," ucap pelatih berkebangsaan Belanda ini sebagaimana dikutip Sky Sports.
"Ketika Anda menderita kekalahan demi kekalahan maka kepercayaan kepada manajer mestinya akan menurun. Itulah yang terjadi sekarang. Saya tidak bisa pura-pura untuk tidak mengetahuinya."
"Itulah dunia sepakbola. Saya tahu itu, direksi juga tahu, para pemain juga tahu. Kami tidak terbiasa akan hal itu karena biasanya kami menang, jadi sekarang adalah periode yang sulit," imbuh Van Gaal.
"Di dunia ini Anda tidak pernah tahu, tidak pernah tahu," lanjut dia yang meyakini pihak klub masih akan mendukung.
Kontrak Van Gaal di MU masih tersisa sampai akhir musim depan. Namun, MU diyakini bisa saja memutus kontrak Van Gaal lebih cepat kalau Juan Mata dkk. tak kunjung kembali ke jalur kemenangan.
"Saya tidak merasa bahwa pergantian manajer akan membawa sukses langsung -- tapi itulah yang sama percaya. Mungkin hal itu tidak terlalu menarik," kata Van Gaal. (rin/din)










































