Bertandang ke Vicarage Road Stadium, Minggu (20/12/2015) malam WIB, Bogdan dipasang sebagai starter menggantikan posisi Simon Mignolet yang sedang cedera. Ini menjadi debut bagi kiper Hongaria di Premier League.
Sayangnya, Bogdan justru membuat kesalahan fatal di awal pertandingan. Dia gagal menangkap bola sepak pojok dan menjatuhkannya sehingga bisa disontek Nathan Ake dari jarak dekat yang memberi Watford keunggulan 1-0 di menit ketiga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Statistik Whoscored menunjukkan bahwa Bogdan hanya melakukan dua penyelamatan dalam lima percobaan mengarah ke gawang yang dilakukan Watford. Whoscored pun menilai Bogdan 5,1 alias yang terburuk dari kedua tim.
"Kamu lebih buruk daripada Mignolet," kata suporter Watford untuk mengolok-olok Bogdan.
Lebih buruk lagi, Mignolet sang kiper utama pun punya statistik yang mengecewakan. Sejak bergabung Liverpool pada 2013-14, kiper Belgia itu telah tampil di 90 pertandingan Premier League dan sudah kebobolan 112 gol atau ketiga terbanyak, hanya menang dari Brad Guzan [Aston Villa] dan Tim Krul [Newcastle United], dua tim dengan posisi yang jauh di bawahh Liverpool.
Mignolet juga tercatat sudah melakukan delapan error yang berujung gol alias lebih banyak dari kiper manapun dengan rata-rata penyelamatan 'hanya' 67,7 persen. Sebanyak 28 clean sheet dicetak Mignolet, yang membuat dia sejajar dengan David de Gea [Manchester United] dalam periode yang sama, dan hanya kalah dari kiper Manchester City Joe Hart.
Secara keseluruhan Mignolet hanya diberi nilai 6,66. Dari 31 kiper yang sudah membuat setidaknya 20 penampilan di Premier League dalam tiga musim terakhir, hanya sembilan kiper yang punya nilai lebih rendah daripada Mignolet.
Statistik buruk Mignolet mendapat pembelaan dari sang manajer, Juergen Klopp. "Saya pernah melatih banyak kiper dalam beberapa tahun terakhir dan Simon Mignolet adalah salah satu kiper paling pintar yang pernah saya latih," ucap pria Jerman itu belum lama ini.
Akan tetapi, Klopp kini benar-benar harus mempertimbangkan untuk belanja kiper di Januari untuk memberi opsi lain di bawah gawang dalam upayanya mengembalikan Liverpool ke papan atas.
(rin/din)











































