Caulker dipinjam Liverpool pada 12 Januari lalu dari Queens Park Rangers. Latar belakang peminjaman ini adalah krisis bek tengah yang dialami Liverpool belakangan ini.
Liverpool sempat tak punya bek tengah sama sekali untuk bisa diturunkan, tepatnya saat menghadapi Exeter City di babak ketiga Piala FA pekan lalu. Sebabnya Dejan Lovren, Martin Skrtel, Mamadou Sakho, Kolo Toure, dan Joe Gomez mengalami cedera di saat bersamaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Caulker sendiri langsung berkesempatan menjalani debut kala Liverpool menjamu Arsenal, Kamis (14/1/2016) dinihari WIB tadi. Tapi Klopp pada prosesnya menurunkan duet Toure-Sakho sebagai starter, meski kondisi pemain yang disebut terakhir kabarnya masih belum bugar benar.
Walau begitu, Caulker akhirnya benar-benar menjalani debut di laga itu setelah dimasukkan Klopp sebagai pengganti untuk Adam Lallana di menit ke-88. Uniknya, saat masuk lapangan Caulker bukannya mengambil posisi sebagai bek melainkan di depan bersama Christian Benteke!.
Kalau tak percaya, tengok saja proses terciptanya gol Joe Allen di menit ke-90 yang membuat skor imbang 3-3. Di sana akan terlihat bahwa Caulker ada di dalam kotak penalti bersama Roberto Firmino dan Benteke. Benteke sendiri memegang peran penting dalam gol itu, menyodorkan bola ke Allen dengan sundulan memanfaatkan umpan lambung Jordan Henderson.
Usut punya usut, Klopp memang sengaja menempatkan Caulker di depan. Kemungkinan besar untuk memanfaatkan keunggulannya dalam duel-duel udara sehingga bisa dijadikan pemantul. Dengan begitu, Liverpool punya dua pemain yang bisa dijadikan target lewat bola atas.
Namun demikian, setelah terciptanya gol Allen, Klopp langsung menginstruksikan Caulker untuk bermain lebih ke belakang. Pada prosesnya memang Caulker kemudian mundur dan beroperasi di depan Toure-Sakho.
"Saya berpikir itu adalah ide bagus, tapi setelah gol (Allen) tercipta dia mencoba terus bermain sebagai seorang penyerang dan kami harus berteriak dengan sangat keras untuk mengubah taktik kami," ujar Klopp di situs resmi klub.
"Dia memenangi tiga atau empat duel udara, duel-duel penting bagi kami, maka itu adalah sebuah perubahan yang bagus dan untuknya, sebuah debut yang bagus," demikian manajer asal Jerman itu.
Caulker tercatat cuma melakukan tiga umpan selama berada di lapangan, tiga-tiganya tepat sasaran.
(raw/nds)











































