Obama resmi menjadi orang nomor satu negeri adidaya tersebut pada awal 2009, diiringi slogan "Yes We Can!" yang ia gaungkan dalam masa kampanyenya.
Nah, saat ini Leicester City yang ditangani Ranieri sedang terlibat dalam perebutan gelar juara Premier League Inggris. Sampai dengan pekan 24 The Foxes unggul tiga poin atas Manchester City di posisi dua, yang akan dihadapi akhir pekan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pun demikian, Ranieri tak mau larut dalam sukacita ataupun euforia. Ia bukan Obama. "Saya ingin mengatakan 'Ya, kami bisa!' Tapi saya bukan Obama," ucap Ranieri diiringi senyuman seperti dikutip Guardian.
"Oleh karena itu sulit buat saya untuk mengatakannya. Kalau saya mempertahankan ketegangan seperti saat ini maka itu akan lebih baik buat kalian," lanjutnya menujukan kata-kata itu kepada para jurnalis.
Ranieri lantas tertawa keras ketika ditanya mengenai apakah dirinya sudah mengatakan kata-kata khusus pelecut semangat kepada para pemainnya sehubungan dengan gelar juara.
"Kalian ingin tahu apa saya sudah mengatakan sesuatu kepada para pemain saya? Rahasia, dong!" ceplosnya.
Ia juga memberikan respons terhadap gaya operan cepat timnya saat mengalahkan Liverpool, yang pada program acara Match of the Day dibanding-bandingkan dengan Barcelona. "Tenang, tenang, tenang. Fans kami harus bermimpi. Kami harus terus menjejak bumi."
(krs/cas)











































