Sekitar 10 ribu suporter The Reds yang menyaksikan pertandingan Liverpool melawan Sunderland di Anfield, Sabtu (6/2/2016) akhir pekan lalu, melakukan aksi protes atas rencana klub menaikkan harga tiket menjadi 77 poundsterlling untuk musim depan.
Para pendukung Liverpool melakukan aksi meninggalkan stadion ramai-ramai di menit 77. Aksi para suporter itu mendapatkan dukungan dari dua legenda Liverpool, Jamie Carragher dan juga Ryan Evans. Liverpool sendiri kebobolan dua gol usai menit 77 hingga harus mengakhiri pertandingan melawan The Black Cats dengan skor akhir 2-2.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sebuah laporannya, Daily Telegraph bilang bahwa FSF akan melakukan pertemuan guna melakukan walk out masal.
Sebanyak 13 dari 20 klub disebut-sebut harus memenuhi tuntutan pembatasan harga atas dari tiket pertandingan. Sementara tujuh klub lainnya: Manchester United, Manchester City, Arsenal, Chelsea, Tottenham Hotspur, Liverpool, dan West Ham United, diprediksi akan menolak.
"FSF akan mengadakan pertemuan dengan para perwakilan dari organisasi suporter Liga Inggris untuk mendiskusikan langkah berikutnya terkait kampanye ini. Ada beberapa opsi. Walk out yang terjadi di Liverpool sudah sangat sukses menggarisbawahi mengenai keterjangkauan dalam sepakbola dan klub harus mendengar," kata kepala eksekutif FSF, Kevin Miles, seperti dilansir Independent.
Carragher mempunyai pendapat bahwa kenaikan harga tiket tidak tepat untuk dilakukan saat ini. Sebabnya, Premier League baru saja mendapatkan pemasukan lebih dari naiknya penjualan hak siar.
(cas/nds)











































