Protes Harga Tiket, Federasi Suporter Sepakbola Inggris Rencanakan Walk Out Massal

Protes Harga Tiket, Federasi Suporter Sepakbola Inggris Rencanakan Walk Out Massal

Lucas Aditya - Sepakbola
Kamis, 11 Feb 2016 10:43 WIB
Protes Harga Tiket, Federasi Suporter Sepakbola Inggris Rencanakan Walk Out Massal
Foto: Reuters/Carl Recine
London - Aksi walk out pendukung Liverpool akhir pekan lalu memicu efek beruntun. Federasi Suporter Sepakbola Inggris (FSF) menyerukan walk out massal untuk memprotes kenaikan harga tiket.

Sekitar 10 ribu suporter The Reds yang menyaksikan pertandingan Liverpool melawan Sunderland di Anfield, Sabtu (6/2/2016) akhir pekan lalu, melakukan aksi protes atas rencana klub menaikkan harga tiket menjadi 77 poundsterlling untuk musim depan.

Para pendukung Liverpool melakukan aksi meninggalkan stadion ramai-ramai di menit 77. Aksi para suporter itu mendapatkan dukungan dari dua legenda Liverpool, Jamie Carragher dan juga Ryan Evans. Liverpool sendiri kebobolan dua gol usai menit 77 hingga harus mengakhiri pertandingan melawan The Black Cats dengan skor akhir 2-2.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Liverpool sudah memberikan respons yang bagus atas protes yang dilakukan oleh para suporter itu. Petinggi klub mengambil keputusan untuk membatalkan rencana menaikkan harga tiket di musim depan.

Dalam sebuah laporannya, Daily Telegraph bilang bahwa FSF akan melakukan pertemuan guna melakukan walk out masal.

Sebanyak 13 dari 20 klub disebut-sebut harus memenuhi tuntutan pembatasan harga atas dari tiket pertandingan. Sementara tujuh klub lainnya: Manchester United, Manchester City, Arsenal, Chelsea, Tottenham Hotspur, Liverpool, dan West Ham United, diprediksi akan menolak.

"FSF akan mengadakan pertemuan dengan para perwakilan dari organisasi suporter Liga Inggris untuk mendiskusikan langkah berikutnya terkait kampanye ini. Ada beberapa opsi. Walk out yang terjadi di Liverpool sudah sangat sukses menggarisbawahi mengenai keterjangkauan dalam sepakbola dan klub harus mendengar," kata kepala eksekutif FSF, Kevin Miles, seperti dilansir Independent.

Carragher mempunyai pendapat bahwa kenaikan harga tiket tidak tepat untuk dilakukan saat ini. Sebabnya, Premier League baru saja mendapatkan pemasukan lebih dari naiknya penjualan hak siar.

(cas/nds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads