Leicester menjadi pemuncak papan klasemen Premier League dengan nilai 53 dan baru ternoda dua kekalahan hingga pekan ke-25 di musim ini. Arsenal menjadi salah satunya, di samping Liverpool.
Dengan Liverpool, Leicester hanya kalah 0-1 hingga kemudian mampu membalas pada pertemuan di putaran kedua dengan kemenangan 2-0. Menghadapi Arsenal di putaran pertama, Leicester digebuk 2-5.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laga itu sekaligus amat menarik karena Arsenal (48 poin) juga disebut-sebut sebagai kandidat juara. Dengan 13 pertandingan tersisa, hasil sebuah laga bisa amat berpengaruh terhadap hasil akhir.
Ranieri berharap anak asuhnya tak tertekan menjelang laga itu. Mereka mempunyai modal bagus dengan dukungan seluruh Inggris.
"Saya tidak tahu kalau kami bakal merasakan tekanan sepanjang waktu. Saya tahu masih banyak poin yang harus dimenangkan. Saya berharap para pemain tidak merasakan tekanan," kata Ranieri seperti dikutip Daily Star.
"Kalau Anda terlibat dalam momen yang amat menarik ini, Anda malah tak akan tertekan, toh tinggal melanjutkannya. Anda tak perlu mengubah apapun.
"Kami harus bersemangat dan bekerja keras. Fans sedang menikmati situasi ini. Bahkan seluruh publik Inggris senang dengan kondisi ini," ucap dia.
(fem/cas)











































