Krisis melanda Manchester United setelah menderita serangkaian hasil mengecewakan. Di babak kelima Piala FA, waktu bagi MU untuk menang lagi demi mengembalikan kepercayaan dirinya.
Dalam tiga pertandingan terakhir, 'Setan Merah' selalu gagal menang. Usai mengalahkan Stoke City 3-0 di lanjutan Premier League, MU ditahan Chelsea 1-1, takluk 1-2 di markas Sunderland [liga], sebelum dipermalukan Midtjylland 1-2 [Liga Europa].
Hasil-hasil itu ditambah catatan buruk sebelum-sebelumnya membuat sebagian besar suporter MU gerah. Sorakan-sorakan bernada negatif nyaris selalu diserukan, terlebih lagi kepada sang manajer, Louis van Gaal karena dianggap gagal meningkatkan performa Wayne Rooney dkk. di musim keduanya ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Piala FA adalah kesempatan untuk memenangi gelar dan merupakan kompetisi yang sudah kami jalani dengan baik selama ini. Kami akan mendatang Shrewsbury sebagai favorit dan kami perlu mengendalikan pertandingan," kata bek tengah MU Chris Smalling kepada MUTV.
"Kami bisa menduga akan adanya atmosfer luar biasa di sana, tapi itu adalah sesuatu yang selalu bisa kami atasi. Kami sudah tampil bagus dalam beberapa tahun terakhir melawan tim-tim dari divisi yang lebih rendah di laga tandang dan kami tahu apa yang akan kami hadapi."
Sejak terakhir pada 2004, MU belum pernah lagi mengangkat trofi Piala FA. Target juara kembali dicanangkan MU.
"Mengejutkan betapa lamanya klub tidak memenangi kompetisi Piala FA, tapi kupikir itu hanya akan membuat semua orang merasa lebih lapar. Kompetisi ini penting sekali untuk kami, terutama karena kami tidak bertarung di papan atas liga seperti yang kami harapkan," imbuh Smalling.
(rin/krs)










































