Sejauh ini MU memang santer disebut-sebut akan jadi klub berikutnya dari penyerang Swedia berusia 34 tahun itu, setelah kontraknya dengan Paris Saint-Germai habis musim panas ini.
Fakta bahwa musim depan Guardiola akan menangani City, klub rival sekota MU, sepertinya juga menghadirkan kesempatan emas buat Ibrahimovic untuk menuntaskan sebuah misi khusus; Mino Raiola yang jadi agennya menyebutnya sebagai misi revans.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sepertinya takdir menggariskan bahwa pertemuan (revans) itu akan terjadi. Satu opsi (buat Ibrahimovic) adalah ke Premier League, tapi selama Swedia lanjut terus di Piala Eropa, belum akan ada kepastian," imbuhnya.
Ibrahimovic memiliki hubungan kurang harmonis saat dilatih Guardiola di Barcelona. Ia pun cuma menghabiskan musim 2009β10 di klub Catalunya itu sebelum angkat kaki ke AC Milan.
"Anda belajar lebih banyak dari kekalahan dibandingkan dari kemenangan dan Zlatan sudah belajar banyak dari apa yang terjadi dengan Guardiola," ujar Raiola.
"Sebagai individu, saya juga tak menyukainya (Guardiola). Zlatan mengakui bahwa ia seorang pelatih hebat dan saya bisa memahami penilaiannya, tapi saya menolak untuk mengakuinya," sebutnya.
(krs/krs)










































