Setelah ditinggal Sir Alex Ferguson di akhir musim 2012/2013 yang juga ditandai dengan gelar Liga Inggris ke-20, prestasi 'Setan Merah' menurun drastis.
Meski mendatangkan banyak pemain bintang, MU gagal total bersama David Moyes dan finis posisi ketujuh di musim pertama tanpa Fergie. Lalu datanglah pelatih berpengalaman Louis van Gaal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya, kegagalan lolos ke Liga Champions membuat Van Gaal dipecat dan datanglah Mourinho, sosok yang memang digadang-gadang bakal jadi manajer MU sejak lama.
Kedatangan Mourinho dibarengi dengan digaetnya tiga pemain baru, yakni Eric Bailly, Henrikh Mkhitaryan, dan Ibrahimovic. Paul Pogba disebut-sebut bakal menyusul ketiganya.
Adanya sosok Ibra dan juga Mourinho di dalam kubu The Red Devils dinilai eks pelatih timnas Inggris, Sven Goran Eriksson, sebagai modal utama klub itu bisa tampil dominan di liga musim depan.
"Saya tidak terkejut dia pindah ke United," ujar Eriksson kepada Omnisport seperti dilansir Soccerway.
"Mourinho punya reputasi, sama dengan Zlatan, yang mana mereka biasa langsung menjuarai liga di musim pertama bersama klub barunya," sambung pelatih asal Swedia yang kini menangani klub China Shanghai SIPG itu.
"Jadi kenapa tidak? Mourinho dan Zlatan cukup untuk bisa menjuarai Premier League."
"Perpaduan keduanya akan sangat hebat, khususnya untuk Zlatan. Itu akan jadi sesuatu yang luar biasa, jika dia bisa menambah lagi titel juara liga," tutupnya.
Ibra, yang selalu membawa klubnya jadi juara liga di Belanda, Italia, Spanyol, dan Prancis, kemungkinan melakoni debutnya saat MU menghadapi Galatasaray 31 Juli besok.
(mrp/mrp)











































