Liverpool menang telak 6-1 saat menjamu Watford di Anfield, Minggu (6/11/2016) malam WIB. Skuat besutan Juergen Klopp sempat unggul lima gol lebih dulu, lewat dua gol Sadio Mane dan masing-masing satu gol dari Philippe Coutinho, Emre Can, dan Roberto Firmino.
Watford lantas memperkecil ketertinggalan di menit ke-75 melalui Daryl Janmaat. Namun Liverpool kembali memperlebar selisih dengan gol Georginio Wijnaldum di masa injury time.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini bagus. Hal terpentingnya adalah tiga poin, tapi performa dari awal sampai akhir ada di level tinggi dan saya pikir di sepertiga akhir kami tampil luar biasa," kata Henderson kepada Sky Sports.
"Meski demikian, agak mengecewakan kebobolan satu gol," imbuh kapten Liverpool ini seperti dikutip BBC.
Kemenangan besar itu mengantarkan Liverpool naik ke posisi teratas di klasemen. Meski baru 11 pekan, anak-anak Merseyside dinilai punya kans bagus untuk juara.
Laju sejauh ini juga membuat Liverpool mulai dibanding-bandingkan dengan era 2013/2014, kala jadi runner-up di bawah Brendan Rodgers. Namun Henderson enggan melakukan komparasi.
"Saya tak suka membandingkan, masa lalu adalah masa lalu. Ini adalah tim yang sangat bagus dengan para pemain bagus, tapi Anda tak memenangi apapun dengan memuncaki klasemen di bulan November," sambungnya.
"Saya tahu ini terdengar membosankan, tapi kami menjalani laga satu per satu dan menjaga momentum terus berjalan. Kami bekerja keras sebagai grup dan para pemain yang tak tampil mendorong mereka yang tampil. Itu sangat penting," tandas gelandang tim nasional Inggris ini. (raw/cas)











































