Pochettino mampu mengantarkan Spurs finis di posisi tiga musim lalu. Mereka sempat menjadi salah satu kandidat kuat juara Premier League musim lalu, tapi malah terpeleset di saat-saat krusial.
Penampilan bagus Spurs musim lalu itu seakan menambah portofolio oke Pochettino di klub-klub sebelumnya. Sebagai contoh, dia mampu mengantarkan Southampton finis di posisi tertinggi selama 20 tahun terakhir di musim 2013-14, dengan menempati posisi delapan klasemen akhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemain baru Spurs, Moussa Sissoko, memberikan sanjungan untuk gaffer asal Argentina itu. Dia menyebut Pochettino sudah melakukan pencapaian luar biasa, kendati belum mampu mengantarkan tim besutannya meraih gelar juara.
"Kami mempunyai hubungan yang sangat baik. Saat saya direkrut musim panas ini, kami berdua saling berbincang. Dia banyak berbicara pada saya. Karena ini merupakan sistem baru, cara lain untuk bermain, dia menjelaskan bagaimana cara bermain, apa yang dia harapkan pada diri saya. Buat saya, dia pelatih yang sangat bagus," kata Sissoko di Standard.
"Kita melihat apa yang sudah dia lakukan di masa lalu bersama Espanyol, dan setelah itu Southampton dan Tottenham. Itu merupakan suatu hal yang luar biasa. Memang benar bahwa kinerjanya menuntut banyak intensitas dalam pertandingan, tapi itu terbayar. Dalam hal hasil akhir, apa yang dia lakukan sungguh baik," imbuhnya.
(cas/nds)










































