Conte Puji Pochettino Setinggi Langit

Conte Puji Pochettino Setinggi Langit

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Rabu, 04 Jan 2017 11:56 WIB
Conte Puji Pochettino Setinggi Langit
Foto: Getty Images/Shaun Botterill
London - Entah psy war atau bukan ketika manajer Chelsea Antonio Conte memuji-muji manajer Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino yang akan jadi lawan pekan ini.

Chelsea dan Spurs akan berduel di White Hart Lane, Kamis (5/1/2017) dinihari WIB. Kedua tim punya misi masing-masing untuk menang, Chelsea ingin mempertahankan posisi di puncak klasemen sementara Spurs demi eksistensi di empat besar.

Pochettino dan Spurs tentu ingin membalas kekalahan 1-2 di Stamford Bridge dua bulan lalu meski sempat unggul duluan lewat gol Christian Eriksen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Spurs sendiri wajib diwaspadai Chelsea mengingat performa mereka belakangan tengah menanjak. Sejak kalah dari Manchester United, Spurs menang di empat laga terakhirnya dengan mencetak 13 gol.

Dele Alli dan Harry Kane kembali menggila seperti musim lalu saat membawa Spurs bersaing di papan atas. Wajar jika Conte memuji setinggi langit kinerja Pochettino saat in.

Apalagi Conte sudah sempat bertemu Pochettino di awal tahun 2015 saat dia masih jadi pelatih timnas Italia.

"Saya Tottenham kurang beruntung musim lalu dalam beberapa pertandingan. Saya rasa Tottenham kini lebih baik dan lebih kuat, ketika Anda membandingkan dengan Tottenham musim lalu, itu juga karena Pochettino sudah lebih lama di klub itu," ujar Conte seperti dikutip Daily Mail.

"Saya rasa yang membedakan posisi saat ini hanya karena kami punya laju luar biasa, menang 13 laga beruntun. Saya tetap mengganggap mereka sebagai tim hebat. Pochettino menunjukkan bahwa dia adalah salah satu pelatih terbaik dunia," sambungnya.

"Saya ulangi lagi bahwa dia melakukan sesuatu yang fantastis di Tottenham. Tottenham adalah salah satu kandidat juara untuk sekarang dan di masa depan. Dia sudah melakukan pekerjaan fantastis di sana dan mereka benar-benar tim yang sangat kuat."

"Saya melihat mereka di sesi latihan, saya bicara dengannya dan kami berdua membicarakan soal sepakbola serta ide-ide seputar itu. Benar saya menemukan kemiripan dengannya. Kami sama-sama suka membangun serangan dari belakang dan lewat penguasaan bola untuk menemukan cara menyerang lawan, untuk menuntaskan peluang dengan cepat," tutupnya.


(mrp/krs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads