Dua 'Wajah' Berbeda Claudio Bravo

Dua 'Wajah' Berbeda Claudio Bravo

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Senin, 16 Jan 2017 04:56 WIB
Dua Wajah Berbeda Claudio Bravo
Foto: Michael Regan/Getty Images
Liverpool - Josep Guardiola boleh jadi sedang dilema terkait Claudio Bravo. Meskipun punya penguasaan bola yang baik, tapi Bravo sangat buruk dalam menahan tembakan lawan.

Guardiola bersikeras memboyong Bravo dari Barcelona ke Manchester City untuk mendukung sistem permainannya. Kedatangan pesepakbola Chile tersebut mendepak kiper nomor satu klub dan timnas Inggris, Joe Hart, yang kemudian dipinjamkan ke Torino.

Namun, performa Bravo di bawah mistar gawang City belum meyakinkan sepanjang musim ini. Alhasil, kritik demi kritik di alamatkan kepada kiper berusia 33 tahun itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam 22 penampilannya bersama City di seluruh kompetisi, Bravo hanya mampu membuat lima clean sheet dan sudah kebobolan 28 gol. Di ajang Premier League saja, Bravo telah kebobolan 23 gol, termasuk empat gol yang disarangkan Everton dalam kekalahan 0-4 di Goodison Park, Minggu (15/1/2017).

Menurut rangkuman Sky Sports, Bravo unggul soal operan akurat di antara para kiper di Premier League. Dia berhasil membukukan 71,5% hanya kalah dari kiper Tottenham Hotspur Hugo Lloris yang membuat 72,9%.
Dua 'Wajah' Berbeda Claudio BravoFoto: Sky Sports

Namun demikian, Bravo sangat buruk saat menghadapi tembakan-tembakan lawan. Bravo tercatat sudah kebobolan 42,6% dari tembakan yang mengarah ke gawangnya. Ini yang terburuk ketiga di liga setelah Lukasz Fabianski (Swansea City) dan Fraser Forster (Southampton).
Dua 'Wajah' Berbeda Claudio BravoFoto: Sky Sports

Sementara itu, di musim ini City mencetak satu gol di setiap 2,8 tembakan yang mengarah ke gawang lawan. Akan tetapi, mereka juga kebobolan satu gol di setiap 2,5 tembakan ke arah gawang yang dihadapi. (rin/mrp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads