Manajer Wolverhampton Teruskan Catatan Apiknya di Anfield

Manajer Wolverhampton Teruskan Catatan Apiknya di Anfield

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Sabtu, 28 Jan 2017 22:31 WIB
Manajer Wolverhampton Teruskan Catatan Apiknya di Anfield
Foto: Reuters/Phil Noble
Liverpool - Kemenangan Wolverhampton atas Liverpool di Anfield sebetulnya tak mengejutkan ketika melihat catatan manajernya, Paul Lambert, yang begitu apik di Anfield.

Pada laga babak keempat Piala FA, Sabtu (28/1/2017) malam WIB, Wolves unggul cepat pada menit pertama lewat gol sundulan Richard Stearman dari sebuah sepakan bebas.

Liverpool yang berusaha menyerang malah kebobolan lagi empat menit jelang turun minum lewat gol Andres Weimann. Bagi Weimann ini adalah gol ketiga dari empat penampilan terakhir di Anfield dengan dua gol sebelumnya dibuat bersama Aston Villa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hanya satu gol mampu dibuat Liverpool di babak kedua lewat Divock Origi di menit ke-86. Wolves pun mampu mempertahankan kemenangan 2-1 hingga pertandingan berakhir.

[Baca juga: Liverpool Disingkirkan Wolverhampton di Babak Keempat ]

Kemenangan itu bisa dibilang mengejutkan mengingat Liverpool sebenarnya lebih diunggulkan dan Wolves hanya duduk di papan bawah Divisi Championship. Tapi di satu sisi, tidak merupakan kejutan karena Lambert selaku manajer Wolves punya catatan apik di Anfield.

Dari lima kunjungan terakhirnya ke stadion berkapasitas 54 ribu penonton itu, Lambert punya tiga kemenangan dan dua hasil imbang termasuk laga hari ini.

Dua kemenangan dan dua hasil imbang sebelumnya didapat saat Lambert menangani Aston Villa.

"Saya rasa kami bermain baik sejak awal dan juga serangan balik kami. Kami menekan ketika kami harus melakukannya dan bermain kompak ketika bertahan. Rencana kami begitu brilian," ujar Lambert di BBC.

"Menit-menit akhir begitu menyeramkan. Saya harus mengakui itu. Para pemain sudah kehabisan energi. Saya sudah beberapa kali ke sini sebelumnya dan ini adalah hasil terbaik bagi saya," sambungnya.

"Dukungan suporter begitu luar biasa. Ini seperti bermain di kandang. Para pemain punya ikatan khusus dengan fans dan itu spesial."

"Kami menikmati perjalanan ini. Kami bisa saja dibantai di laga berikutnya tapi dua laga terakhir begitu luar biasa," tutup Lambert.


(mrp/rin)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads