Selama bertahun-tahun, empat besar atau lolos ke Liga Champions jadi target utama Spurs. Namun, sejak ditangani Pochettino mulai 2014, Spurs mulai menunjukkan grafik meningkat.
Dalam dua musim terakhir, Spurs mampu bersaing di papan atas, bahkan ikut memperebutkan gelar juara Premier League. Usai finis ketiga dua musim lalu, The Lilywhites kemudian mengakhiri musim di posisi kedua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menilik tren Spurs belakangan ini dan skuat yang dimiliki, Pochettino sadar bahwa timnya butuh meraih gelar juara.
"Benar, saat ini (saya dengar) kami harus meraih trofi, bukan? Itu bagus, tekanannya," ujar Pochettino seperti dilansir Guardian.
"Saya pikir sekarang penting untuk memahami bahwa kami harus pintar mengelola ekspektasi dan bagaimana kami harus memberikan tekanan ke pemain-pemain kami sendiri."
Demi menjaga daya saing, menurut Pochettino, Spurs disebutnya harus belanja. Meski mengakui tak akan mampu menyaingi belanja besar tim-tim rival, Pochettino menilai kedatangan pemain baru diperlukan untuk menjaga motivasi pilar-pilar Spurs. Sejauh ini, Spurs belum merekrut pemain baru sama sekali.
"Bagaimana Manchester City, Liverpool, Chelsea, dan klub-klub lainnya mencoba untuk meningkatkan performanya? Dengan mendatangkan pemain baru dan mencoba memberi tekanan lebih kepada pemain-pemain bintangnya, pemain-pemain kuncinya, dan kami juga perlu melakukan itu," ucap Pochettino.
"Kami paham bahwa Dele Alli, Harry Kane, Christian Eriksen, (Eric) Dier, (Toby) Alderweireld adalah pemain-pemain yang sangat bagus. Mereka ingin juara tapi harus merasakan sedikit tekanan untuk meningkat setiap musim," lanjutnya.
"Jika tidak ada kompetisi di belakang, maka wajar jika motivasi menurun, wajar jika segalanya yang Anda lakukan menurun. Dan kemudian sulit untuk menang."
(nds/krs)










































