Hal itu adalah saran dari Graeme Souness, mantan pemain dan manajer sepakbola yang kini aktif sebagai pundit dan analis di sejumlah media.
Sanchez dan Coutinho sama-sama santer dispekulasikan masa depannya di klub masing-masing, Arsenal dan Liverpool secara berurutan, dan sempat disebut-sebut akan pindah di hari terakhir bursa transfer musim panas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Philippe Coutinho (Foto: Victor Fraile/Getty Images) |
Dengan masa depan mereka kini sudah ditentukan, setidaknya sampai bursa transfer berikutnya, Souness menyarankan agar Sanchez dan Coutinho meniru sikap Ronaldo dan Suarez saat kepindahan mereka dulu tertunda.
"Jika Alexis Sanchez dan Philippe Coutinho butuh panutan setelah gagal pindah seperti keinginan, tirulah Cristiano Ronaldo dan Luis Suarez. Mereka bisa saja merajuk setelah diminta bertahan setahun lagi di Manchester United dan Liverpool, tapi mereka justru membuktikan kualitasnya," tulis Souness dalam kolomnya di The Times.
"Ronaldo menginspirasi United ke titel liga ketiga beruntun dan final kedua berurutan di Liga Champions sebelum pindah ke Real Madrid dengan 80 juta pound sterling pada 2009. Suarez mencetak 31 gol dalam 33 partai liga dengan Liverpool amat dekat menjuarai liga dan dinobatkan jadi pesepakbola terbaik tahun itu sebelum ke Barcelona senilai 65 juta pound sterling pada tahun 2014."
"Tentu saja setiap pemain berbeda-beda. Beberapa bisa menerima, tapi yang lain akan merasa tidak gembira sampai akhirnya mendapat yang diinginkan. Manajernya harus bisa minta mereka memperlihatkan profesionalisme. Suporter Arsenal dan Liverpool akan memerhatikan Sanchez dan Coutinho secara saksama musim ini untuk melihat apa kontribusi mereka," tuturnya.
(krs/rin)












































Philippe Coutinho (Foto: Victor Fraile/Getty Images)