Suporter MU Ancam Boikot Final FA
Selasa, 17 Mei 2005 05:54 WIB
Jakarta - Segala cara ditempuh suporter Manchester United untuk menekan Malcolm Glazer yang telah menguasai 75% saham MU. Mereka mengancam akan memboikot Final Piala FA.Ancaman boikot bukanlah pertama kali didengungkan suporter MU untuk melawan masuknya Glazer ke MU. Pekan lalu para suporter juga sempat ingin memboikot pertandingan terakhir MU melawan Southampton, namun akhirnya rencana tersebut urung dilakukan.Meski tidak jadi memboikot, pertandingan MU vs Southamton yang berakhir 2-1 untuk kemenangan MU itu diwarnai dengan banyaknya spanduk yang mengecam nama Glazer. Tiga orang akhirnya diamankan pihak kepolisian karena sempat membuat kericuhan. Mereka membawa spanduk bertuliskan, "Kau adalah hidupku, selamat tinggal Manchester United, RIP (beristirahat dengan tenang)."Asosiasi Independen Suporter Manchester United (IMUSA) menegaskan pertandingan terakhir MU musim ini yakni final Piala FA di Cardiff, 21 Mei mendatang akan menjadi puncak protes suporter MU. Hari tersebut akan digunakan sebagai peringatan "Hari Kematian Klub".Seperti dilansir BBC, Senin (16/5/2005), IMUSA mengklaim telah menggalang 30 ribu orang yang siap melakukan aksi boikot. "Jika tiga orang yang ditangkap pekan lalu sudah membuat polisi kerepotan, bisa dibayangkan bagaimana jika para suporter turun menyerbu ke lapangan," ujar Wakil Ketua Pemegang Saham MU, Oliver Houston.Selain itu kelompok suporter tersebut juga menghimbau para anggota dan rekan-rekannya untuk berhenti membeli merchandise dan produk sponsor seperti Vodafone, Nike dan lain-lain. Jika kondisi ini terus berlangsung, bisa dipastikan MU akan mengalami penurunan pendapatan yang lebih drastis dibandingkan tahun lalu. (lom/)











































