Conte resmi menjadi manajer Chelsea pada musim panas tahun lalu dengan durasi kontrak tiga musim. Di musim pertama dia berhasil mempersembahkan trofi Premier League untuk The Blues, sekaligus kembali membawa Si Biru ke ajang Liga Champions.
Sukses di negeri orang ternyata tak membuat Conte betah seutuhnya. Pada musim panas tahun ini dia sempat dikabarkan ingin kembali ke Italia agar bisa dekat dengan istri dan anaknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Morata Hat-trick, Chelsea Gilas Stoke 4-0 |
Kali ini, Conte terang-terangan mengatakan ingin pulang ke Italia. Dia mengaku sudah rindu dengan negara kelahirannya. Namun, belum tahu kapan dirinya akan kembali Italia.
"Ada rasa rindu kepada Italia, itu tidak bisa diragukan. Tidak ada dalam benak saya untuk tinggal di luar negeri terlalu lama. Memang, ada baiknya punya pengalaman yang indah, tapi saya berniat kembali ke Italia suatu hari nanti," kata Conte kepada Radio Anch'io Sport.
Kerinduan Conte dengan Italia pun membuat dirinya tak berpikir untuk menjajal atmosfer kompetisi di belahan bumi lainnya. Dia pun punya cita-cita untuk menjadi direktur olahraga, yang mungkin dia jalani dengan tim di Italia.
"Cina? Tidak, sama sekali tidak. Bundesliga? Selalu sulit untuk memprediksi masa depan. Anggap saja pelatih adalah pekerja sementara," sambung Conte.
"Tergantung hasil, tapi ada keinginan dari pihak saya untuk mencoba melakukan yang terbaik, menyelesaikan satu proyek dan kemudian menemukan yang tepat untuk melanjutkannya. Saya rindu Italia, itu fakta."
"Tetap saja, pengalaman ini sangat membantu saya. Saya juga ingin menjadi direktur olahraga di masa depan," beber pria 48 tahun itu. (din/raw)











































